Berita

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin/Net

Politik

Pimpinan DPD: Kami Paham Konfigurasi Politik Masih Terjebak dalam Kepentingan Elite

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 08:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

UU Ibukota Negara (IKN) yang baru disahkan beberapa waktu lalu menambah daftar UU yang menuai kritik pedas dari masyarakat karena dianggap penerbitannya terlalu dipaksakan.

Buntutnya, sejumlah elemen masyarakat melancarkan kritik atas UU tersebut. Bahkan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin berencana menggugat  UU tersebut ke MK.

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengurai bahwa DPD RI turut konsen pada produk UU yang seringkali berujung gugatan ke MK.


Menurutnya, kualitas UU yang dilahirkan saat ini merupakan citra nyata daripada kualitas politik dan demokrasi Indonesia. Di mana lembaga legislatif hanya menjadi jurustempel RUU yang disusun oleh eksekutif.

“Kami sangat memahami bahwa konfigurasi politik kebijakan kita masih terjebak dalam politik kepentingan elite,” kata Sultan kepada wartawan, Minggu (30/1).

Menurutnya, kehadiran UU IKN juga menjadi otokritik bagi DPD RI. Sebab, DPD tidak mampu memberi pengaruh agar UU IKN lebih diterima masyarakat.

"Ini juga merupakan otokritik bagi kami semua di lembaga legislatif, terutama DPD RI, yang tidak bisa banyak mempengaruhi proses legislasi yang terjadi di lembaga legislatif," tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya