Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri, dinilai punya integritas dan kapabilitas untuk menjadi capres atau cawapres pada 2024/Net

Politik

Punya Kapasitas hingga Integritas sebagai Pemimpin Masa Depan, Lembaga Survei Disarankan Uji Elektabilitas Firli Bahuri

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 16:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lembaga-lembaga survei yang menyasar calon presiden dan calon wakil presiden potensial di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diminta untuk menguji elektabilitas Firli Bahuri. Sebab, Firli dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan visi sebagai pemimpin masa depan.

Menurut Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto, dari sisi popularitas, Firli Bahuri selaku Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak perlu diragukan.

"Namun soal elektabilitas perlu alat ukur yang jelas yang dapat dijadikan rujukan seberapa besar minat masyarakat yang akan memilihnya sebagai salah satu kandidat capres atau cawapres mendatang," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat siang (28/1).


Karena, lanjut Satyo, sosok Firli memiliki kapasitas, integritas, dan visi sebagai capres atau cawapres. Namun, dengan posisinya saat ini sebagai Ketua KPK, Firli akan lebih elegan untuk menuntaskan tugasnya dalam pemberantasan korupsi.

"Sambil menunggu adanya sarana yang kredibel untuk menguji kekuatan elektabilitasnya," ucap Satyo.

Satyo juga menilai, kekuatan elektoral seseorang baru bisa terlihat jika ada simulasi Pemilu yang digelar oleh lembaga survei yang kapabel.

"Maka disarankan Pak Firli dengan keunggulannya harus bisa diuji kekuatan elektabilitasnya, kekuatan dan peluang yang lain yang tidak dimiliki oleh nominator top of five lainnya adalah Firli Bahuri masih akan menjabat hingga tahun 2023," jelas Satyo.

Ditegaskan Satyo, Firli Bahuri merupakan figur yang mempunyai integritas kuat, dan kompetensi yang mumpuni.

"Tentunya kontribusi beliau jika ada peluang sebagai nominator akan memberikan alternatif yang logis kepada masyarakat, sehingga dapat menemukan para calon pemimpin bangsa yang terbaik," pungkas Satyo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya