Berita

Kabid Humas Polda Jawa Barat Ibrahim Tompo/Net

Presisi

Buntut Demo Rusuh, Polda Jabar Tangkap Pentolan GMBI

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 15:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Jawa Barat menangkap Ketua Umum ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) buntut dari aksi unjuk rasa ricuh di depan Mapolda Jawa Barat.

"Tadi pagi sudah menangkap Ketua Umum GMBI atas nama saudara F di kediamannya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jum'at (28/1).

Meski telah diamankan, kata Ibrahim, status F masih sebagai saksi belum ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya, kata dia, polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam. Selain Ketum GMBI, penyidik Polda Jabar juga telah mengamankan sejumlah anggota ormas tersebut yang hadir memimpin aksi unjuk rasa.


"Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan, termasuk juga beberapa orang yang kemarin sempat memimpin aksi," kata Ibrahim.

Ia menambahkan, polisi masih bergerak untuk mengejar para anggota GMBI lainnya yang kemarin turut serta dalam aksi anarkistis tersebut. Kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap ratusan massa aksi secara maraton. Hal ini dilakukan guna menyisir siapa saja yang terlibat unsur pidana.

"Pemeriksaan akan dilakukan secara maraton, karena ada banyak. Supaya bisa dilihat siapa-siapa yang terlibat pidana," ungkapnya.

Sebelumnya, ratusan massa aksi yang tergabung dalam ormas GMBI melakukan demo di Mapolda Jabar kemarin. Para anggota GMBI tersebut menuntut Polda Jabar mengusut kasus bentrok antar ormas yang terjadi di wilayah Karawang, pada November 2021. Namun, aksi demo justru berujung ricuh. Pedemo diketahui merusak sejumlah fasilitas umum dan bahkan ada yang menaiki patung Macan Lodaya di Mapolda Jabar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya