Berita

Salah satu wilayah di Kepulauan Sparty, Laut China Selatan yang diklaim oleh Beijing/Net

Dunia

Diplomat AS: China Tak Punya Dasar Hukum Apa Pun atas Klaim di Laut China Selatan

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 08:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China tidak memiliki dasar hukum apa pun untuk klaimnya atas wilayah di Laut China Selatan. Sehingga klaim Beijing tersebut sangat bertentangan dengan hukum internasional.

Begitu yang dikatakan oleh penjabat Wakil Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Urusan Perairan, Perikanan, dan Kutub, Constance Arvis dalam sebuah konferensi pers pada Senin (24/1).

"Amerika Serikat menegaskan kembali bahwa China tidak menawarkan dasar hukum apa pun untuk mendukung klaim maritimnya," tegas Arvis, seperti dikutip ANI News.


Lebih lanjut, Arvis menekankan, AS meminta China untuk menghentikan kegiatan pemaksaannya di Laut China Selatan.

Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS Urusan Asia Timur dan Pasifik, Jung Pak juga menekankan komitmen Washington untuk terus menjunjung tinggi hak-hak sekutu di kawasan tersebut.

"AS dan Jepang sangat berkomitmen pada kebebasan navigasi, penggunaan laut yang sah lainnya," tegasnya.

China telah mengklaim sebagian besar wilayah di Laut China Selatan, terutama Kepulauan Paracel, Spratly, dan Beting Scarborough.

Namun pada 2016, Pengadilan Arbitrase Internasional di Den Haag mematahkan klaim tersebut. Kendati begitu, China tidak mengindahkan keputusan tersebut dan terus memiliterisasi wilayah itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya