Berita

Edy Mulyadi/Net

Politik

Edy Mulyadi Bukan Kader Partai, Politikus PKS: Itu Pendapat Pribadi

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 08:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Edy Mulyadi yang menjadi sorotan karena dinilai telah menghina dan melecehkan masyarakat Kalimantan ikut menyeret nama Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasalnya, Edy diketahui pernah menjadi calon legislatif dengan membawa bendera PKS.

Menanggapi hal tersebut, politikus PKS yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, menegaskan bahwa pernyataan Edy Mulyadi merupakan pendapat pribadi. Sama sekali tidak mewakili partai.

"Waktu itu memang ketika jadi caleg harus memenuhi syarat harus ada kartu tanda anggota, tapi setelah beliau tidak lolos ya beliau tidak lagi tergabung dalam PKS," terang Aziz saat ditemui Kantor Berita RMOLJakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (24/1).


Edy Mulyadi memang pernah mengadu peruntungan menjadi calon legislatif dengan dukungan dari PKS. Edy mengikuti pemilihan sebagai caleg untuk DPR RI di Dapil Jakarta 3. Dapil tersebut mencakup Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Akan tetapi, Edy Mulyadi gagal lolos ke Senayan. Kini, Edy Mulyadi sudah tidak menjadi bagian dari PKS sejak proses pemilu usai.

Buntut pernyataan Edy Mulyadi tersebut, sejumlah tokoh adat yang mewakili warga Dayak Kabupaten Kotawaringin Timur bahkan mengecam keras dan meminta agar Edy Mulyadi diproses secara hukum, baik dengan hukum positif maupun hukum adat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya