Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Luqman Hakim/Net

Politik

Jadwal Pemilu 2024 Disepakati, Legislator PKB: Putusan yang Sudah Ditunggu Seluruh Rakyat

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jadwal Pemilihan Umum 2024 akhirnya mendapat kepastian. Komisi Pemilihan Umum (KPU), Parlemen, dan Pemerintah sama-sama menyepakati jadwal Pemilu jatuh pada 14 Februari 2024.

Hal ini kontan disambut baik oleh seluruh anggota Komisi II DPR RI, saat rapat kerja bersama Mendagri Tito Karnavian, KPU dan Bawaslu, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (24/1).

Anggota Komisi II DPR RI, Luqman Hakim, pun menyampaikan rasa syukurnya karena jadwal pemilu telah disepakati baik oleh pemerintah maupun penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu.


“Ini sudah ditunggu oleh seluruh rakyat Indonesia keputusan kita ini, InsyaAllah baik rakyat yang hidup maupun rakyat yang di akhirat nunggu semua itu,” kata Luqman sambil berkelakar dalam rapat.

Namun ia tetap memberikan catatan terkait penyelenggaraan pemilu. Dalam hal ini mengenai kampanye yang merupakan bagian dari tahapan pemilu.

Khususnya terkait partisipasi publik mengenai proses menuju pemilu pada 14 Februari 2024,  di mana pemerintah dan penyelenggara pemilu diminta memberikan ruang yang cukup untuk hak daulat rakyat.

“Tidak hanya dilaksanakan dengan datang ke TPS memberikan suara, tetapi hak daulat rakyat itu pasti harus difasilitasi dalam setiap tahapan dan jadwal Pemilu. Sehingga ruang partisipasi rakyat di dalam seluruh tahapan dan jadwal Pemilu itu harus dibuat cukup, termasuk di dalamnya adalah kampanye,” paparnya.

Oleh karena itu, lanjut Luqman, untuk pelaksanaan kampanye itu sendiri, ia menyerahkan sepenuhnya kepada KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu.

“Saya pribadi, saya tidak berpendapat, apakah 120 hari apakah 90 hari, apakah 70 hari, tetapi yang penting saya percaya teman-teman KPU memiliki kerangka yang kemudian ketika diturunkan menjadi detailing tahapan dan jadwal substansi partisipasi rakyat dalam setiap tahapan Pemilu termasuk kampanye itu akan tercukupi,” demikian Luqman Hakim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya