Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Keluarga Diplomat AS Dipulangkan, Kedutaan Besar Amerika di Kiev Tetap Beroperasi

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 10:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Misi diplomatik Amerika akan tetap melanjutkan tugasnya di Kiev. Kedutaan Besar AS di Kiev mengumumkan hal itu dalam situs resmi mereka pada Minggu (23/1), meluruskan kabar yang mengatakan bahwa semua diplomat AS harus segera meinggalkan Ukraina.

Kedutaan menekankan bahwa hanya keluarga diplomat saja yang diminta meninggalkan Ukraina.

Sebuah sumber yang dekat dengan pemerintah Ukraina mengatakan kepada CNN bahwa AS telah memberi tahu Ukraina, "Keemungkinan akan memulai evakuasi keluarga diplomat dari kedutaan AS di Kiev paling cepat minggu depan".


Sumber itu mengatakan Presiden Volodymyr Zelensky telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tentang masalah ini dan mengatakan kepadanya bahwa jika Amerika Serikat mengambil langkah dramatis seperti itu, itu akan menjadi "reaksi berlebihan."

Departemen Luar Negeri AS pada Minggu sebelumnya memerintahkan keluarga diplomat Amerika dan beberapa staf diplomatiknya di Kiev Ukraina untuk meninggalkan negara itu.

"Pada 23 Januari 2022, Departemen Luar Negeri mengizinkan keberangkatan sukarela dari karyawan perekrutan langsung AS dan memerintahkan kepergian anggota keluarga yang memenuhi syarat dari Kedutaan Besar Kiev karena ancaman lanjutan dari aksi militer Rusia," bunyi pernyataan itu. "Warga AS di Ukraina harus mempertimbangkan untuk berangkat sekarang menggunakan komersial atau pilihan transportasi lain yang tersedia secara pribadi."

Pejabat tinggi Departemen Luar Negeri AS kemudian mengatakan pada jumpa pers bahwa misi diplomatik Amerika akan melanjutkan tugasnya di Kiev dan Kristina Kvien, Kuasa Usaha di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ukraina, akan tetap berada di negara itu. .

"Komitmen Amerika Serikat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina tidak tergoyahkan," kata pejabat itu dalam jumpa pers. "Kedutaan Besar AS di Kiev terus beroperasi, dan Kuasa Usaha, Kristina Kvien, tetap berada di Ukraina."

Pejabat itu juga mengatakan bahwa Amerika Serikat akan terus memberikan bantuan militer ke Ukraina dan dalam kasus kemungkinan eskalasi "Amerika Serikat akan memberikan bahan pertahanan tambahan ke Ukraina di atas dan di luar yang sudah disediakan."

Layanan pers Kedutaan Besar AS di Ukraina melaporkan pada 22 Januari bahwa pengiriman kargo militer, termasuk amunisi, dengan berat lebih dari 90 ton tiba di Ukraina. Kedutaan mencatat bahwa tahun lalu, AS memberikan bantuan militer senilai lebih dari $650 juta ke Ukraina sejak 2014, sementara negara itu menerima 2,7 miliar dolar AS untuk tujuan ini.

Kamis lalu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengkonfirmasi pemberitaan media Barat bahwa Kiev akan menerima bantuan militer senilai 200 juta dolar AS dari Washington. Dia mencatat bahwa negara itu menerima jumlah total 650 juta dolar AS untuk tujuan ini dari Amerika Serikat tahun lalu.

Media Barat dan Ukraina baru-baru ini menggemakan klaim tentang dugaan agresi Rusia terhadap Ukraina. Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov sebelumnya mengecam pernyataan seperti itu sebagai "kosong dan tidak berdasar" yang mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk mengobarkan ketegangan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya