Berita

Menteri Urusan Sipil Palestina Hussein al Sheikh/Net

Dunia

Menteri Palestina Bertemu Menlu Israel, Bahas Masalah Politik

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Palestina dan Israel tampaknya mengupayakan perluasan dialog. Hal itu terlihat dari pertemuan resmi antara Menteri Urusan Sipil Palestina Hussein al Sheikh dengan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid.

Belum diketahui jelas di mana pertemuan tersebut berlangsung. Namun keduanya telah mengonfirmasi pertemuan itu.

"Saya bertemu malam ini dengan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid dan kami membahas beberapa masalah politik dan bilateral," kata Sheikh di Twitter pada Minggu (23/1).


"Saya telah menyoroti perlunya cakrawala politik antara kedua pihak berdasarkan legitimasi internasional," tambahnya.

Dikutip TRT World, pertemuan Sheikh dan Lapid merupakan lanjutan dari pertemuan antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada Desember tahun lalu. Itu juga sekaligus kunjungan pertama presiden Palestina ke Israel sejak 2010.

Pada saat itu, Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan langkah-langkah untuk membangun kepercayaan dengan Otoritas Palestina (PA).

Di dalamnya termasuk pembayaran di muka 32 juta dolar AS kepada PA dalam bentuk pajak yang dikumpulkan atas namanya oleh Israel, dan pemberian 600 izin tambahan yang memungkinkan pengusaha Palestina untuk menyeberang ke Israel.

Israel juga mengumumkan regularisasi lebih dari 6.000 warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki, yang telah berada di bawah pendudukan Israel sejak Perang Enam Hari tahun 1967.

Menurut Sheikh, pertemuan Abbas dengan Gantz merupakan upaya serius dan berani menuju solusi politik.

Setelah pemerintah koalisi Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett dibentuk pada bulan Juni, Gantz mengunjungi markas PA di kota Ramallah Tepi Barat yang diduduki pada bulan Agustus untuk pembicaraan dengan Abbas. Itu juga pertemuan resmi pertama pada tingkat tinggi selama beberapa tahun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya