Berita

Laga melawan Australia sempat memberi tekanan mental besar bagi skuat Timnas Putri Indonesia/Net

Sepak Bola

Minta Dukungan bagi Timnas Putri Usai Dibantai 0-18, Rudy Eka: Kekalahan dari Australia Bukan Aib

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 07:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kondisi mental para pemain Tim Nasional Putri Indonesia sempat mengalami tekanan berat usai kalah sangat telak 0-18 dari Australia pada laga pembuka fase grup Piala Asia Wanita 2022 pada Jumat lalu (21/1). Bukan karena hasil yang sangat buruk, tapi lebih karena cibiran netizen.

"Mereka sedikit stres, karena sudah kalah 0-18 lalu melihat komentar dari teman-teman 'netizen'. Pemain sepak bola wanita ini sensitif, jadi mohon kerja samanya untuk selalu mendukung kami," ujar pelatih Tnas Putri Indonesia, Rudy Eka Priyambada, dalam keterangan PSSI, Minggu (23/1).

Namun demikian, Rudy memastikan kondisi mental Zahra Musdalifah dkk saat ini sudah membaik. Mereka menjadikan hasil melawan Australia sebagai sebuah pelajaran penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya.


"Para pemain melihat bagaimana permainan Sam Kerr (Pemain Terbaik kedua FIFA 2021, red), lalu bagaimana otot-otot, gaya hidup mereka. Kekalahan dari Australia itu bukan aib," tegas jurutaktik 39 tahun ini.

Rudy menegaskan, semua hujatan yang ditujukan kepada skuat asuhannya tidak akan mengubah hasil. Justru dengan bertarung menghadapi pemain-pemain kelas dunia, mereka jadi tahu kualitas diri saat tampil di level Asia.

Lebih jauh, Rudy berharap hasil melawan Australia akan menjadi pelecut bagi para stakeholder sepak bola di tanah air untuk sama-sama membangun kompetisi yang berkelanjutan.

"Sekarang di PSSI sudah ada Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia. Jadi sekarang bagaimana kontribusi, kerja sama federasi dan asosiasi untuk menciptakan bibit-bibit baru pemain sepak bola wanita. Memang itu tidak mudah. Namun kita semua harus bekerja keras," tutup Rudy.

Garuda Pertiwi selanjutnya akan menghadapi Thailand pada laga lanjutan Grup B. Laga melawan Thailand ini dilangsungkan di Mumbai, India, pada Senin malam (24/1), pukul 19.00 WIB.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya