Berita

Presiden Armenia Armen Sarkissian/Net

Dunia

Keluhkan Kurangnya Peran dalam Masa-masa Sulit, Presiden Armenia Mengumumkan Pengunduran Diri

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 06:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kantor kepresidenan Republik Armenia pada Minggu (23/1) mengumumkan pengunduran diri Armen Sarkissian. Ini tentu mengejutkan di tengah situasi politik negara itu yang baru saja memulai berbenah setelah perang Nagorno Karabakh.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs resmi, Sarkissian mengatakan bahwa keputusan tersebut harus ia ambil meskipun sangat sulit. Ia mengungkapkan sejauh ini presiden tidak memiliki memiliki instrumen penting dalam perannya.  

Ia menyatakan, negara hidup dalam realitas yang aneh ketika kepala negara tidak dapat mempengaruhi hal-hal yang terkait dengan perang dan perdamaian, tidak dapat memveto undang-undang yang dianggapnya tidak berguna bagi bangsa dan negara.


"Ini bukan keputusan yang didorong oleh emosi dan memiliki logika tertentu. Presiden negara tidak memiliki instrumen untuk mempengaruhi isu-isu penting baik dalam kebijakan dalam negeri maupun luar negeri," katanya, seperti dikutip dari Armen Press.

"Dalam masa sulit bagi negara kita ini, ketika persatuan nasional dibutuhkan, lembaga kepresidenan tidak boleh menjadi sasaran gosip dan teori konspirasi yang hanya mengalihkan perhatian masyarakat dari masalah besar."

Sarkisian berada di pusat krisis politik domestik tahun lalu yang meletus setelah perang antara Armenia dan saingan lama Azerbaijan untuk menguasai wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Perannya sebagian besar seremonial dan kekuasaan eksekutif terutama berada di tangan Perdana Menteri Nikol Pashinyan.

Presiden Armenia dipilih oleh Majelis Nasional (parlemen) untuk masa jabatan tujuh tahun. Majelis Nasional telah menerima pengunduran diri Sarkissian. Itu berarti, di bawah konstitusi negara, Majelis Nasional dapat menyelenggarakan pemilihan presiden lebih awal tetapi tidak lebih dari 25 hari setelah kantor presiden dikosongkan.

Selama jabatan presiden kosong, maka ketua parlemen bertindak menggantikannya sampai kepala negara baru terpilih.

Armen Sarkissian lahir di Yerevan pada 23 Juni 1953. Pada tahun 1976, ia lulus dari Departemen Fisika Universitas Negeri Yerevan dan menyelesaikan kursus pasca sarjana dalam fisika teoretis pada tahun 1979. Ia adalah doktor kehormatan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Armenia. (1999).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya