Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Erick Thohir Terapkan Filosofi Permainan Basket dalam Majukan Indonesia

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku menerapkan filosofi bermain bola basket untuk memajukan Indonesia.

Erick Thohir mengatakan permainan bola basket sangat kompleks. Kondisi itu ia samakan dengan situasi bangsa Indonesia.

"Basket itu complicated, main berlima, tugasnya beda-beda, tingginya beda-beda, tetapi tujuannya sama, menang," ujar Erick, Minggu (23/1).


Erick menuturkan, semua elemen yang ada di Indonesia memiliki berbagai fungsi dan perannya masing-masing. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, pengusaha, hingga pelaku UMKM.

Meski berbeda fungsi dan peran, Ketua Umum Masyaraket Ekonomi Syariah (MES) itu menjelaskan bahwa seluruhnya memiliki satu tujuan, yakni memajukan Indonesia.

"Itu yang saya minta juga bahwa kita dalam melakukan sesuatu harus serius dan dari hati, bukan karena disuruh. Bangsa ini tidak bisa jadi bangsa besar kalau hanya disuruh," sambungnya.

Terkait hal itu, Erick meminta seluruh pihak bisa menjalankan fungsi dan peranannya dengan sadar dan ketulusan.

"Saya membina olahraga, yang namanya olahraga itu ada waktunya bisa cedera, bisa kalah berkompetisi. Tetapi yang saya terapkan ke anak-anak basket, education yang paling utama," ujar Erick.

Lebih lanjut, Erick meyakini semua pihak bisa kerja bersama dan berkontribusi untuk memajukan Indonesia. BUMN, kata dia sebagai lokomotif pembangunan bangsa.

Sejak menjadi Menteri BUMN, Erick menggagas berbagai program dan kebijakan untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Selama ini Erick hanya meminta pada masyarakat, bahwa fasilitas yang sudah disediakan harus bisa dioptimalkan dengan baik, khususnya para generasi muda.

“Jangan sampai kesempatan lapangan kerja kita diambil orang lain, karena kita yang diberi kesempatan oleh Allah SWT tidak mengambil kesempatan tersebut. Itulah kenapa kita mendorong kesempatan berusaha dan mendorong lapangan kerja sesuai instruksi bapak presiden,” ujar Erick.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya