Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi ketika berpidato di Majelis Umum PBB/Net

Dunia

Korsel Bayar Iuran Iran ke PBB Gunakan Dana Teheran yang Dibekukan

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 14:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan mengaku telah menggunakan aset Iran yang dibekukan Seoul, senilai 18 juta dolar AS, untuk membayar iuran Teheran kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (23/1), Kementerian Keuangan Korsel mengatakan pembayaran tersebut telah dilakukan pada Jumat (21/1), sehingga Iran mendapatkan kembali hak suaranya yang hilang lantaran menunggak.

"Hak suara Iran di Majelis Umum PBB diharapkan segera dikembalikan dengan pembayaran iuran," kata kementerian, seperti dikutip AP.


Kementerian mengatakan pembayaran iuan dilakukan bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dan PBB. Iran sebelumnya juga membuat permintaan darurat kepada Seoul untuk membayar iurannya.

Di bawah piagam PBB, hak negara anggota untuk memilih ditangguhkan ketika tunggakannya sama atau melebihi iuran yang seharusnya dibayar selama dua tahun sebelumnya.

Iran mengaku tidak bisa membayar dua tahun iuran, bahkan untuk jumlah minimumnya, karena sanksi ekonomi yang diterapkan oleh AS.

Iran memiliki dana lebih dari 7 miliar dolar untuk pengiriman minyak yang dibekukan di dua bank Korea Selatan karena sanksi AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya