Berita

PT Aneka Tambang (Antam) Tbk/Net

Bisnis

Kondisi Ekonomi Mulai Pulih, PT Antam Catatkan Pertumbuhan Kinerja Positif

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 23:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Aneka Tambang (Antam) Tbk sebagai anggota MIND ID, yakni BUMN Holding Industri Pertambangan, mencatatkan pertumbuhan positif kinerja segmen nikel pada periode tahun 2021.

Dikatakan Direktur Utama Antam Nicolas D. Kanter, capaian positif ini seiring dengan pemulihan kondisi ekonomi global serta tumbuhnya tingkat permintaan nikel.

Untuk komoditas feronikel, kata Nico, pada tahun 2021 Antam mencatatkan produksi feronikel unaudited sebesar 25.818 ton nikel dalam feronikel (TNi). Ini relatif stabil jika dibandingkan tingkat produksi feronikel pada tahun 2020.


Sementara, untuk kinerja penjualan produk feronikel Antam pada tahun 2021 tercatat solid dengan volume penjualan unaudited mencapai 25.992 TNi.

“Capaian kinerja produksi dan penjualan segmen nikel Antam yang solid pada tahun 2021, mencerminkan upaya kami untuk menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan yang positif pada tahun 2021, seiring dengan tingkat pertumbuhan permintaan produk komoditas Antam yang positif,” kata Nico kepada wartawan, Jumat (21/11).

Dijelaskan Nico, capaian positif itu akan terus dijaga dengan pengoptimalan biaya produksi agar tetap efisien.

“Kami mengoptimalkan capaian kinerja produksi dan penjualan komoditas utama Perusahaan dengan menjaga biaya produksi tetap efisien," katanya.

Pada 2021, produksi bijih nikel unaudited Antam yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel dan penjualan kepada pelanggan domestik, mencapai 11,01 juta wet metric ton (wmt). Jumlah tersebut meningkat 131 persen dibandingkan tingkat produksi tahun 2020 sebesar 4,76 juta wmt.

Capaian kinerja penjualan bijih nikel unaudited Antam di tahun 2021 mencapai 7,64 juta wmt, tumbuh 132 persen dari realisasi penjualan di tahun 2020 sebesar 3,30 juta wmt.

Seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri, di tahun 2021 Antam fokus dalam pengembangan pasar domestik bijih nikel.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya