Berita

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf didampingi Waketum Nusron Wahid dan Sekjen PBNU Gus Ipul saat bertemu Menkumham Yasonna H. Laoly, Jumat petang (21/1)/RMOL

Politik

Setorkan Struktur PBNU 2022-2027, Gus Yahya Temui Menkumham Yasonna Laoly

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 18:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bersama jajaran elite PBNU bertandang ke kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Jumat petang (21/1).

Kedatangan Gus Yahya untuk melaporkan hasil Muktamar NU ke-34 sekaligus mendaftarkan Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmah 2022-2027. Ia diterima langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Hamonangan Laoly di ruangannya.

“Kedatangan Gus Yahya ini suatu kehormatan luar biasa bagi saya dan bagi Kemenkumham,” demikian kata Yasonna dilansir dari NU.or.id, Jumat (21/1).


Gus Yahya datang dengan didampingi pengurusnya, diantaranya: Sekretaris Jenderal Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Ketua Umum Nusron Wahid, Ketua Amin Said Husni, Wakil Sekjen Habib Abdul Qodir dan Wakil Sekjen Sulaiman Tanjung.

Saat menyambut Gus Yahya, Yasonna memberi selamat atas terpilihnya Pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah dalam Muktamar ke 34 NU di Lampung itu sebagai orang nomor satu di PBNU.

“Saya sangat mengapresiasi karena pelaksanaan Muktamar kali ini berlangsung dengan mulus, sejuk, dan tanpa gejolak,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Gus Yahya berharap Kemenkumham bisa segera menerbitkan surat penetapan kepengurusan PBNU. Sebab, pada tanggal 31 Januari mendatang jajaran PBNU akan dilantik di Kalimantan Timur.

Di hadapan Yasonna, mantan Katib Aam PBNU ini menjelaskan bahwa di kepengurusan yang baru, dirinya berusaha mengakomodir dari berbagai pihak.

“Kami berharap penetapan kepengurusan bisa diterbitkan sebelum proses pelantikan yang InsyaAllah akan kami lakukan nanti tanggal 31 Januari 2022 di Kaltim,” kata kiai alumni Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta itu.

Saat menemui jajaran PBNU, Yasonna didampingi oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Cahyo R. Muzhar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya