Berita

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi/Net

Politik

KPU Harap Jadwal Pemilu Bisa Diputus Pekan Depan

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan jadwal pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 diharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa disepakati dalam rapat bersama DPR dan pemerintah pekan depan.

Harapan tersebut disampaikan Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi yang mendengar DPR RI akan melaksanakan rapat bersama pada pekan depan.

"KPU mendengar pernyataan beberapa pimpinan Komisi II DPR di media bahwa rapat konsultasi akan diselenggarakan pekan depan," ujar Pramono kepada wartawan pada Jumat (21/1).


Bertepatan dengan itu, Pramono juga menyatakan bahwa KPU sudah mengirimkan surat permohonan rapat konsultasi untuk membahas jadwal Pemilu Serentak 2024 beserta tahapan dan program-programnya.

"KPU memang berharap pembahasan tentang Tahapan Pemilu dapat dilaksanakan dalam masa sidang kali ini," imbuhnya.

Maka dari itu Pramono menegaskan harapan KPU agar tahapan pemilu segera diputuskan, supaya penyelenggara Pemilu bisa memiliki kepastian untuk melaksanakan langkah-langkah persiapan.

"Baik itu perencanaan anggaran, penguatan infrastruktur teknologi informasi, penyiapan regulasi (Peraturan-Peraturan KPU), maupun sosialisasi tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik," tandasnya.

Pramono menambahkan, dalam surat permohonan rapat konsultasi yang dikirim ke pihak DPR RI, KPU juga memasukkan satu usulan yang berbeda dari yang sebelumnya disampaikan KPU yaitu pada 21 Februari 2021, atau usulan dari pemerintah yaitu pada 21 Mei.

"Dalam surat tersebut, KPU menyampaikan satu alternatif lagi tanggal pemungutan suara Pemilu, yakni 14 Februari 2024," demikian Pramono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya