Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan/Net

Politik

Arteria Dahlan Minta Maaf ke Warga Sunda, Kang Emil: Alhamdulillah Semoga Jadi Hikmah

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 17:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Permintaan maaf akhirnya disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, setelah membuat kekacauan usai memprotes seorang Kajati yang berbahasa Sunda saat rapat bersama DPR RI.

Sikap Arteria yang meminta maaf secara khusus kepada masyarakat Sunda dan termasuk yang tinggal di Jawa Barat diapresiasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sosok yang kerap disapa Kang Emil tersebut bersyukur akhirnya Arteria menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka, usai memberikan klarifikasi kepada PDI Perjuangan pada Kamis (20/1).


"Alhamdulillah, beliau sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Sunda," ujar Ridwan Kamil melalui akun Twitternya pada Kamis (20/1).

Menurut Ridwan Kamil, kontroversi yang dibuat Arteria tersebut harus dijadikan pembelajaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Mari silih asah, asih, asuh, silih wawangi. Hidup damai penuh rasa toleransi dan saling memahami adalah jati diri kita," tuturnya.

"Semoga jadi hikmah kepada kita semua yang hidup dalam negeri indah," tutup Ridwan Kamil.

Kontroversi yang dibuat Arteria terjadi dalam forum Komisi III DPR dan Kejaksaan Agung di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1).

Arteria menyayangkan sikap Kajati yang menggunakan bahasa Sunda saat rapat. Menurut Arteria, seharusnya Kajati itu dapat menggunakan bahasa Indonesia.

Karena hal tersebut kemudian Arteria meminta agar Kejati yang dimaksud untuk dicopot.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya