Berita

Timnas Putri Indonesia optimistis bisa memberikan yang terbaik di ajang Piala Asia Perempuan di India/Net

Sepak Bola

Hadapi Pemain-pemain Hebat Australia, Timnas Putri Indonesia Justru Lebih Termotivasi

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 06:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Persiapan untuk menghadapi laga pertama Piala Asia Wanita 2022 terus dilakukan skuat Timnas Putri Indonesia. Salah satunya adalah mempelajari gaya bermain Australia yang akan jadi tim pertama bagi tim Garuda Pertiwi, Jumat besok (21/1).

"Kami sudah mempelajari cara bermain mereka (Australia). Kami akan menjalankan taktik bermain seperti biasa. Mereka memiliki banyak pemain hebat, tetapi kami siap bertanding," ujar pelatih Timnas Putri Indonesia, Rudy Eka Priyambada, dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/1).

Lanjut Rudy, pasukan Garuda Pertiwi justru sangat bersemangat menghadapi pertandingan melawan Australia. Sebab, laga besok menjadi sarana untuk mendulang pengalaman menghadapi Australia yang diperkuat pemain-pemaim hebat yang merumput di klub-klub besar Eropa.


Di antaranya adalah Samantha "Sam" Kerr, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Putri Kedua Dunia versi FIFA 2021.

Meski akan menghadapi barisan pemain hebat milik Australia, kapten Ade Mustikiana Oktafiani menegaskan, ia dan rekan-rekannya justru termotivasi untuk memberikan perlawanan maksimal.

"Kami semua mengetahui Sam Kerr, dan melawannya menjadi motivasi bagi kami juga saya sendiri. Sebuah pengalaman berharga bisa menghadapinya. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik di pertandingan," ucap Ade.

Piala Asia Putri 2022 dilangsung di India pada 20 Januari hingga 6 Februari 2022. Timnas Indonesia yang bergabung di Grup B akan menghadapi Australia pada 21 Januari, kemudian melawan Thailand (24/1), dan disusul bertarung dengan Filipina pada 27 Januari 2022.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya