Berita

Siangog lokasi penyanderaan/Net

Dunia

Penyandera di Sinagog Texas Pernah Dipantau oleh MI5

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 20:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria Inggris yang menyandera empat orang di sebuah sinagog di Texas pekan lalu ternyata pernah diselidiki oleh dinas keamanan Inggris MI5. Ia diidentifikasi bernama Malik Faisal Akram dari Blackburn di Lancashire.

Ia telah berada di daftar pantauan MI5 dinas keamanan Inggris sebagai "subjek yang menarik" pada tahun 2020 dan diselidiki pada paruh kedua tahun itu.

Tetapi pada tahun 2021 Akram, yang memiliki catatan kriminal di Inggris, telah pindah dari daftar aktif ke daftar subjek sebelumnya dan tidak lagi dianggap sebagai ancaman karena terbang ke Amerika Serikat.


Sayangnya, pada pekan kemarin Akram melakukan penyanderaan di SInagog di Texas, Amerika Serikat. Pria 44 tahun itu sempat menyandera empat orang di sinagog Colleyville dekat Dallas selama 10 jam.

Keempat sandera berhasil dibebaskan tanpa cedera. Sedangkan Akram sendiri ditembak mati oleh polisi di okasi kejadian.

Dikabarkan BBC, Akram memperoleh akses awal ke sinagog selama kebaktian dengan mengaku sebagai seorang tunawisma.

Usai kejadian itu, dua remaja tetap ditahan setelah ditangkap di Inggris sebagai bagian dari penyelidikan. Belum jelas apa kaitan dua remaja itu dengan Akram.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya