Berita

Presiden Joko Widodo di Universitas Parahyangan Bandung/RMOLJabar

Politik

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Jokowi Minta Kampus Harus Fleksibel dalam Membuat Program Belajar bagi Mahasiswa

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 02:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perlu ada revolusi dalam sistem pembelajaran di Indonesia, khususnya di Perguruan Tinggi. Pihak kampus harus semakin fleksibel dalam membuat sebuah program-program mata kuliah demi terciptanya talenta-talenta unggul.

"Jadi saya minta pendidikan tinggi (Universitas) untuk memfasilitasi mahasiswanya untuk mengembangkan talenta. Jangan dipagari oleh terlalu banyak program-program studi di fakultas, berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar kepada siapa saja dan dimana saja," kata Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Universitas Parahyangan (Unpar), Jl. Ciumbuleuit Kota Bandung, Senin (17/1).

Ditambahkan Jokowi, era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi harus direspons cepat oleh pihak kampus. Untuk itu, pihak kampus harus mampu mengakomodir ruang-ruang inovatif agar setiap mahasiswanya mampu masuk dan bersaing.


"Belajar kepada dunia industri silakan, belajar kepada dunia perbankan silakan, dan saya dengar dari pak Mendikbud (Nadiem Makarim), dari Unpar ada yang masuk ke MRT (Mass Rapid Transit). Jadi saya kira ini bagus, belajar di luar kampus sangat bagus sekali sesuai disampaikan Mendikbud kampus merdeka dan merdeka belajar," paparnya.

Jokowi menegaskan, tantangan di revolusi industri 4.0 membutuhkan kemampuan yang kompleks. Mahasiswa dituntut untuk kreatif dan gigih untuk betul-betul dapat bersaing.

"Kita harus betul-betul mampu menciptakan SDM yang unggul, karena nanti semuanya akan hybrid knowledge dan hybrid skill. Sehingga semua mahasiswa ke depan harus paham matematika, statistik, ilmu komputer, paham bahasa bukan Inggris saja bahasa koding penting," tegasnya.

"Sehingga nanti mahasiswa harus disiapkan untuk siap belajar, perubahan akan muncul tiap hari, minggu dan bulan akan terus berubah di dunia ini," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya