Berita

Begawan ekonomi Rizal Ramli/Repro

Politik

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 22:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo harus bisa menjelaskan secara gamblang siapa yang akan menjadi penduduk dari ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, jika terealisasi nantinya.

Pernyataan tersebut disampaikan begawan ekonomi Rizal Ramli dalam dialog yang ditayangkan akun Youtube Wakil ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Senin malam (17/1).

"Saya mohon maaf, Pakde Jokowi tolong jelaskan siapa yang bakal tinggal di ibu kota 'baru'," kata Rizal Ramli.

Rizal menjelaskan, secara hitung-hitungan ekonomi akan sulit memindahkan apa yang sudah ada di Jakarta. Bahkan, untuk kalangan bisnis properti besar sekalipun.

Kata dia, pengusaha properti akan lebih meraup keuntungan dengan mengelola modal untuk membangun k-ta-kota baru di Jawa dari pada harus membangun di wilayah IKN.

"Kalau perusahaan real estate besar tidak akan mau main real estate di Kalimantan Timur kecuali dipaksa, karena mereka lebih diuntungkan bikin BSD baru, bikin kota baru di Pulau Jawa," terangnya.

Perkiraan mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini, hanya perusaah China yang akan berani tanam modal di IKN untuk membangun kota baru sesuai selera dan kebutuhan rakyat mereka untuk dipindahkan ke Indonesia.

"Nah yang tertarik untuk itu ya BUMN China, untuk beli tanah di situ (Kalimantan Timur), bangun ibu kota baru, tapi penghuninya siapa itu nanti, rakyat nggak mau pindah ke situ," terangnya.

"Penghuninya ngundang lagi dari RRC buat jadi penduduk di situ, (Kalimantan Timur) bisa jadi ibu kota baru, tapi itu ibu kota Beijing Baru, bukan ibu kota Indonesia baru," pungkasnya.

Populer

BUMN Telkom Suntik Triliunan Rupiah Ke Perusahaan Kakak Erick Thohir, AEK: Baunya Amis Sekali

Sabtu, 21 Mei 2022 | 03:08

Natalius Pigai: Saya Tidak Melihat Singapura Phobia Islam, Presidennya Muslimah Melayu

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:37

Natalius Pigai: Saya Duga Pemerintah Indonesia Dukung Kemerdekaan Luhansk & Donetsk

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:49

Soal Pidato Jokowi di Rakernas Projo, Charta Politika: Simbol Kuat Dukungan ke Ganjar

Sabtu, 21 Mei 2022 | 22:48

Usai Makan Malam Bersama, AHY Pastikan Demokrat Tetap Dukung Edy Rahmayadi

Senin, 16 Mei 2022 | 09:38

Kecerdikan Surya Paloh Memilih Pemimpin Membahayakan Kandidat Capres Pas-pasan

Senin, 23 Mei 2022 | 10:08

Puji Pakaian Muslimah Iriana, Imam Shamsi Ali: Kira-kira yang Sering Nyinyiri Kerudung Ngomong Apa ya?

Senin, 16 Mei 2022 | 09:28

UPDATE

Bersama Anies Baswedan, Mesut Ozil Gelar Coaching Clinic di Gelora Bung Karno

Kamis, 26 Mei 2022 | 22:27

Banjir Tak Kunjung Surut, Pemkab Nunukan Siapkan Status Tanggap Darurat

Kamis, 26 Mei 2022 | 22:11

Biaya Produksi Migor Kemasan di Bawah Rp 10 Ribu, Andre Rosiade: Catat, yang Untung Oligarki!

Kamis, 26 Mei 2022 | 21:55

Akan Pimpin Daerah Heterogen, Ketua Golkar Berikan Kriteria Pj Walikota Banda Aceh

Kamis, 26 Mei 2022 | 21:27

Jadikan Andika Saksi Nikah Sang Adik, Tanda Jokowi Sedang Cek Ombak Peluang Capres 2024

Kamis, 26 Mei 2022 | 21:24

Demokrat: Presiden Jokowi Harus Mengayomi Semua Menteri agar Ekonomi Cepat Pulih

Kamis, 26 Mei 2022 | 20:59

Banjir Rob dan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Ancaman Nyata Masa Depan Pencapresan Ganjar Pranowo

Kamis, 26 Mei 2022 | 20:58

Ingin Maju Pilwalkot Bandung, Boyke Mantap Berlabuh di Partai Nasdem

Kamis, 26 Mei 2022 | 20:41

Jadi Saksi Nikah Adiknya, Sinyal Jokowi akan Usung Andika Perkasa jadi Capres?

Kamis, 26 Mei 2022 | 20:30

Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Manager Restoran di Labuan Bajo, Begini Penjelasan Benny K Harman

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:57

Selengkapnya