Berita

Bom bekas Perang Saudara di Spanyol ditemukan/Net

Dunia

Berkat Ingatan Pria ini, Bom Sisa Perang Saudara Spanyol Berhasil Ditemukan

MINGGU, 16 JANUARI 2022 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Spanyol baru-baru ini berhasil menonaktifkan bom yang tidak meledak sejak masa Perang Saudara Spanyol.

Kejadian ini bermula saat seorang pria teringat soal memori masa kecilnya. Pada saat ia berusia enam tahun, Perang Saudara terjadi di Spanyol. Pada saat itu ia menyaksikan dengan mata kepalanya ada sebuah bom dijatuhkan di sebuah bangunan di Maella, dekat Zaragoza di timur laut Spanyol, namun tidak meledak.

Kemudian, setelah lebih dari 80 tahun berlalu, ia melihat bahwa bangunan yang pernah dijatuhi bom itu sedang dibongkar.


Pria itu pun bergegas melapor ke pihak berwajib mengenai memorinya soal bom dan bangunan yang sedang dibongkar.

Berkat laporannya, pekerjaan di bangunan itu dihentikan dan upaya pencarian bom pun dilakukan dengan detektor logam.

Setelah melakukan pencarian, mereka pun kemudian menemukan bom 50 kg di bangunan itu. Bom tersebut dulu dijatuhkan oleh angkatan udara Italia, yang memihak pasukan Nasionalis Jenderal Francisco Franco selama perang antara tahun 1936 hingga 1939.

"Seorang penduduk setempat memberi tahu pemilik tempat itu bahwa dia harus berhati-hati ketika melakukan pekerjaan karena selama perang saudara, ketika orang ini berusia enam tahun, kota itu dibombardir dan salah satu bom tidak meledak. Kemudian beton dituangkan ke atasnya. tanah dan artefak disembunyikan dari pandangan," kata Penjaga Sipil dalam sebuah pernyataan, seperti dikabarkan AFP pada Minggu (16/1).

Petugas penjinak bom itu pun kemudian meledakkan alat itu pada 10 Januari lalu. Namun publikasi mengenai kejadian ini baru dirilis pekan ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya