Berita

Kementerian Pendidikan Korea Selatan memperkirakan bahwa populasi anak usia sekolah di negara itu akan mengalami tren penurunan/Net

Dunia

Populasi Anak Usia Sekolah di Korea Selatan Diprediksi Merosot di Bawah 5 Juta pada 2026

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah siswa sekolah dasar dan menengah di Korea Selatan diperkirakan akan turun di bawah 5 juta untuk pertama kalinya pada tahun 2026. Begitu perkiraan yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Korea Selatan pada Kamis (13/1), mengutip penurunan populasi usia sekolah yang sedang berlangsung.

Menurut data tersebut jumlah siswa SD, SMP, dan SMA di negeri ginseng diperkirakan akan menurun setiap tahun, turun dari 5,28 juta pada tahun ini menjadi 5,21 juta pada 2023, kemudian menjadi 5,14 juta pada 2024, dan menjadi 5,04 juta pada 2025.

Lalu pada tahun 2026, ketika siswa yang lahir pada tahun 2007 yang ditandai dengan tingkat kelahiran yang sangat tinggi, akan lulus dari sekolah menengah, maka populasi anak usia sekolah diproyeksikan turun di bawah 5 juta menjadi 4,88 juta.


Tren penurunan semacam itu juga akan mungkin berlanjut menjadi 4,72 juta pada tahun 2027.

Berdasarkan wilayah, populasi siswa di Seoul diperkirakan turun 15,9 persen pada tahun 2026, sedangkan kota administratif pusat Sejong dapat mencatat pertumbuhan sebesar 55 persen pada periode yang sama.

Sementara itu, sebagaimana dikabarkan Yonhap, perkiraan terpisah yang dibuat oleh Statistik Korea pada tahun 2017 memperkirakan bahwa populasi usia sekolah negara akan turun di bawah 4 juta pada tahun 2033.

Perkiraan ini menjadi alarm tersendiri bagi Korea Selatan untuk memberikan perhatian pada isu tingkat kelahiran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya