Berita

Open Spiker belia tim Jakarta Elektrik PLN, Nurlaili Kusumah Diningrat/Ist

Olahraga

Jadi Pemain Pro sejak Usia 14 Tahun, Nurlaili Kini Jadi Open Spiker Andalan Jakarta Elektrik PLN

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 07:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nama Nurlaili Kusumah Diningrat mungkin belum banyak dikenal di kalangan pencinta bola voli nasional. Maklum, usianya masih belia. Mojang Bandung tersebut tahun ini baru menginjak 19 tahun. Jam terbangnya belum setinggi bintang di langit.

Tapi jangan salah. Nurlaili sudah menjadi pemain profesional sejak usia 14 tahun. Artinya, bakat yang dimilikinya ini bukan kaleng-kaleng.

Buktinya, Nurlaili kini jadi salah satu penggawa di tim Jakarta Elektrik PLN saat mengarungi kompetisi PLN Mobile Proliga 2022.
 

 
Perjalanan karier profesional Nurlaili di kompetisi voli kasta tertinggi Indonesia dimulai pada Proliga 2018. Saat itu usianya masih 14 tahun, masih duduk di bangku kelas 2 SMP.  

Tapi Nurlaili mampu menembus tim utama untuk menggantikan pemain asing yang cedera di klubnya saat itu.
 
Meski masih sangat belia, tak ada perasaan canggung ketika harus bermain dengan para pemain senior yang sudah kenyang pengalaman. Nurlaili juga tak gentar ketika berhadapan dengan para pemain asing yang memiliki tinggi badan jauh di atasnya.
 
Tak heran, banyak yang berharap ia dapat menjadi salah satu bintang masa depan voli Indonesia. Tanda-tandanya sudah muncul saat dirinya jadi salah satu pemain inti tim voli Jawa Barat yang mampu meraih emas pada PON Papua 2021.

Kini, Jakarta Elektrik PLN akan mengandalkan talentanya dalam mengarungi PLN Mobile Proliga 2022. Kepercayaan kepada Nurlaili datang langsung dari pelatih kepala Jakarta Elektrik PLN yang merupakan pelatih tim voli putri Jawa Barat di PON Papua, Risco Herlambang.

Bisa dibilang, Risco orang yang pertama kali memberikan kepercayaan Nurlaili tampil di Proliga. Melalui gemblengan keras dari coach Risco, bakat Nurlaili memang makin terasah.
 
“Latihan di bawah coach Risco memang sangat berat sekali, tapi ini sudah jadi pilihan aku dan harus dipaksain kalau mau jadi pemain bagus,” ujar Nurlalili, dalam keterangannya, Kamis (13/1).

Selain Risco, sosok lain yang ikut mendorong Nurlaili menekuni voli adalah guru olahraga semasa SMP. Melihat bakat anak dari pasangan Dandan Gunadi dan Irawati ini, sang guru pun memintanya untuk masuk klub bola voli agar bakatnya lebih terasah dan terarah.
 
Bergabunglah Nurlaini dengan Wahana. Keputusannya ini terbilang tepat. Sebab, di sanalah Nurlaili bertemu dengan coach Risco. Meski awalnya sempat merasa tak kuat, dirinya terpacu untuk bisa lebih baik agar bisa terus berkembang.
 
"Soalnya latihannya full dari Senin sampai Sabtu. Pas awal-awal masuk sempat sakit karena belum terbiasa latihan keras. Enggak sampai pingsan, cuma sesak napas sama lemas banget setelah latihan," tutur Nurlaili.
 
Di Wahana juga Nurlaili lebih mendalami posisi open spiker, padahal awalnya dia mengaku dapat bermain di posisi manapun. Coach Risco yang memang mengarahkannya untuk menjadi seorang open spiker.
 
Dengan berbekal pengalaman Proliga 2018 dan 2019 sebagai pemain rotasi, Nurlaili menjadikan PLN Mobile Proliga 2022 sebagai ajang untuk meraih prestasi sebagai pemain utama.

Sementara itu, melihat permainan menjanjikan dari Nurlaili pada ajang PLN Mobile Proliga, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi, optimistis masa depan voli nasional bakal cerah.

"Semoga pemain-pemain voli muda dan bertalenta seperti Nurlaili dan yang lainnya dapat terus mengasah dan menunjukkan kemampuannya dalam gelaran PLN Mobile Proliga, sehingga kelak dapat diandalkan juga bagi Tim Nasional Indonesia dalam ajang Internasional," tutup Agung.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya