Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Burhanuddin Muhtadi: Jika Tidak Bagus di PDIP, Ganjar Pranowo Mungkin Nyebrang ke Golkar

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 21:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sangat rasional jika kemudian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memilih kendaraan politik lain dengan posisinya yang tidak diuntungkan dalam perburuan tiket calon presiden (capres) PDI Perjuangan.

Posisi Ganjar Pranowo tidak bagus, seiring kabar PDIP Menyiapkan Puan Maharani yang kini menjabat Ketua DPR RI sebagai calon presiden.

Salah satu partai yang memungkinkan untuk dipilihGanjar Pranowo adalah Partai Golkar.


Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat menjadi narasumber dalam acara PP Kosogoro bertema "Refleksi 2021, Proyeksi 2022 Indonesia Bisa Apa?" pada Selasa (11/1).

"Apakah Puan atau Ganjar? Ini belum clear. Mungkin Ganjar kalau nggak dapet tiket dari PDIP, maju dari partai lain? Dugaan saya mungkin," kata Burhanuddin.

"Kalau melihat Mas Ganjar kayaknya punya (peluang pindah partai di Pilpres 2024). Partai apa? Salah satunya Golkar," sambungnya..

Namun begitu, Burhanuddin juga menyebut Ganjar memungkinkan nyebrang ke partai yang lain, selain ke Partai Golkar.

"Tetapi sangat mungkin siapa yang nomor 1 atau 2 didiskusikan di kamar belakang," katanya.

Sebab, kata Burhanuddin, jika dilihat karakter Ganjar apabila tidak mendapatkan tiket dari PDIP sangat memungkinkan nyebrang ke partai lain.

"Saya kira ada kemungkinan Mas Ganjar untuk maju melalui partai lain, bukan karpet merah tapi karpet kuning, hijau, whatever saya nggak tahu," demikian Burhanuddin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya