Berita

Sejumlah orang antre untuk mendapatkan suntikan booster di New Delhi/AP

Dunia

Kasus Covid-19 Meroket, India Mulai Pemberian Suntikan Booster

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 22:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah India memperkuat upaya mereka untuk menekan potensi penularan virus corona di tengah maraknya infeksi varian baru Omicron.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan suntikan booster vaksin Covid-19. Petugas kesehatan dan tim medis menjadi kelompok pertama bersama dengan orang-orang di atas usia 60 dengan masalah kesehatan, yang mendapatkan suntikan booster tersebut.

Pemberian booster dimuat pada awal pekan ini (Senin, 10/1). Sejumlah orang berbaris di sejumlah pusat vaksinasi di seluruh India untuk menerima dosis ketiga atau biasa disebut booster.


Langkah ini diambil saat negeri Bollywood melihat peningkatan kasus infeksi virus corona beberapa waktu belakangan yang mencapai lebih dari 179 ribu kasus pada awal pekan ini. Angka ini mengalami peningkatan hampir delapan kali lipat dalam seminggu.

Sejalan dengan itu, tingkat awat inap juga mulai meningkat di kota-kota besar yang padat seperti New Delhi, Mumbai dan Kolkata.

“Kemarin, kematian telah meningkat di Delhi. Jadi, apakah sistem perawatan kesehatan kita akan kewalahan atau tidak? Belum terlihat,” kata kepala Institut Nasional Penyakit Tuberkulosis dan Pernapasan di New Delhi Dr. Ravindra Kumar Dewan yang juga ikut mengantre untuk disuntik booster, sebagaimana dikabarkan Associated Press.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya