Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi: Angka Stunting di 2021 Turun Menjadi 24,4 Persen Dibandingkan Sebelumnya 37,2 Persen

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 19:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi penghambat dalam meningkatkan taraf hidup rakyat dengan menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Presiden Joko Widodo menyampaikan, masalah yang saat ini dihadapi oleh Indonesia sejak lama adalah stunting yang menjadi tantangan pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Untuk mencapai upaya pencegahan stunting terhadap anak guna menciptakan SDM unggul, kata Presiden Jokowi, sejumlah program dilakukan salah satunya melakukan program pemberian makanan tambahan (PMT) di seluruh Indonesia yang diklaim berhasil menekan angka stunting di Indonesia.


"Alhamdulillah angka stunting di 2021 turun menjadi 24,4 persen dari yang sebelumnya 37,2 persen pada 7 tahun yang lalu,” ucap Jokowi dalam memberikan sambutan di acara HUT ke-49 PDI Perjuangan secara virtual, Senin (10/1).

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan peningkatan akses rakyat kecil dalam pendidikan. Sejumlah bantuan pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi dipastikan akan terus dilanjutkan.

"Misalnya untuk tahun 2021 Kartu Indonesia Pintar dengan anggaran sebesar Rp 11 triliun untuk 21 juta siswa di seluruh tanah air. KIP kuliah yang anggarannya sebesar Rp 9,4 triliun juga telah diberikan kepada 1,1 juta mahasiswa di seluruh tanah air di tahun 2021,” terangnya.

Kepala negara yang sudah menjabat dua periode ini juga bersyukur Indonesia memiliki kampus merdeka, yang mampu menciptakan SDM unggul dengan menyediakan magang bersertifikasi di sejumlah perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia.

“Tahun yang lalu 50.000 peserta dan tahun ini kita targetkan 150 ribu peserta di mana 40 persen dari peserta magang adalah talenta-talenta digital yang ingin kita siapkan,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya