Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Dianggap Investasi Politik dan Islam Konservatif, Anies Lebih Cocok Duet dengan AHY

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 08:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peta koalisi Pilpres 2024 diprediksi sudah mulai terlihat pada tahun 2022 ini. Selain gerbong Prabowo-Puan, gerbong lain yang akan cepat mengalami pembentukan koalisi adalah gerbong pengusung Anies Baswedan.

Menurut Direktur Eksekutif IndoStrategic Ahmad Khoirul Umam, kepemimpinan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta memang akan selesai di Oktober 2022. Hal ini bisa jadi momentum kesempatan baginya membuka komunikasi dengan semua elemen partai dan simpul-simpul kekuatan daerah.

"Anies juga berpotensi menjadi titik lebur antarkekuatan politik, terutama yang memiliki pola hubungan kurang produktif dengan PDIP," kata Umam kepada wartawan, Senin (10/1).


Salah satu yang terlihat mendekati Anies adalah Nasdem. Mengingat, elektabilitas Nasdem tidak memiliki tokoh politik yang marketable dan sejumlah lembaga survei juga memprediksi elektabilitas parpol pimpinan Surya Paloh ini terkoreksi serius.

"Maka Nasdem akan menjadikan Anies sebagai 'investasi politik' untuk mempertahankan elektabilitas dan nilai tawar politiknya," ujar Umam.

Ia melanjutkan, partai lain yang dianggap dekat dengan Anies adalah PKS. Namun baginya, memasangkan Anies dengan politisi PKS akan mempertebal ceruk kelompok Islam konservatif.

Karena itu, masih kata Umam, alternatif pilihan yang memungkinkan adalah memasangkan Anies dengan representasi politik nasionalis dan memiliki mesin politik riil.

"Dalam konteks ini, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat berpotensi besar mengisi peluang itu," demikian Umam.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya