Berita

Kerusuhan di Kazakhstan/Net

Politik

Kazakhstan Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Kunker Anggota Pansus RUU IKN?

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 15:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerusuhan yang melanda Kazakhstan dalam beberapa hari terakhir memunculkan pernyataan terkait kunjungan kerja anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) ke negara Asia Tengah tersebut.

Jika mengacu pada jadwal, anggota Pansus RUU IKN seharusnya melakukan kunjungan ke Kazakhstan pada 2 hingga 5 Januari 2021. Kunjungan tersebut memicu kontroversi lantaran Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI justru memutuskan menunda kunjungan dewan ke luar negeri karena penyebaran varian Omicron.

Awal pekan ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan ada pengecualian kunjungan yang diizinkan terkait keputusan Bamus tersebut. Pertama, undangan yang mewakili parlemen Indonesia di dalam satu acara harus membawakan suatu materi. Kedua, kunjungan dapat dilakukan untuk tugas negara yang penting dan tidak dapat diwakilkan.


Dasco menyebut, dari 56 anggota Pansus RUU IKN, hanya ada lima orang yang berangkat. Namun belum diketahui pasti siapa saja yang ada dalam daftar lima orang tersebut.

Di tengah rencana tersebut, Kazakhstan dilanda kerusuhan hebat yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar. Sebanyak lebih dari 3.000 orang ditahan, 26 meninggal dunia, dan puluhan lainnya terluka.

Protes berkobar sejak 2 Januari di Zhanaozen dan Aktau, yang kemudian merembet ke kota-kota lainnya, termasuk Almaty dan Nur Sultan.

Pada Rabu (5/1), Presiden Kassym-Jomart Tokayev mengumumkan keadaan darurat. Sementara pemerintahan Perdana Menteri Askar Mamin mengundurkan diri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya