Berita

Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia Sumut deklarasi dukungan ke Sandiaga Uno/Ist

Politik

Deklarasikan Dukungan, Ijtima Ulama Sumut: Sandiaga Uno Perekat Bangsa

RABU, 05 JANUARI 2022 | 13:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah ulama, habib, hingga tokoh Islam di Sumatera Utara yang tergabung dalam Forum Ijtima Ulama mendeklarasikan dukungan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk maju menjadi calon presiden (Capres) pada 2024.

Sandiaga Uno dinilai sebagai sosok yang sangat dekat dengan kalangan ulama, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat, sehingga akan mampu menjadi perekat bangsa.

"Kami melihat Sandiaga Uno juga dekat dengan para ulama, tokoh-tokoh agama, dan tokoh suku adat. Harapannya nanti bisa menjadi perekat bangsa yang sangat kita butuhkan," ujar perwakilan Ijtima Ulama, Said Alwi, di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention, Medan, Rabu (5/1).


Said Alwi menambahkan, deklarasi ini sebagai luapan aspirasi masyarakat. Dia juga membantah tuduhan kalau deklarasi ini direkayasa.

"Jika ada yang bilang settingan sah-sah saja karena hak mereka, tapi nyatanya kami akan terus berlanjut ke seluruh Nusantara. Karena melihat antusiasme yang ada dari berbagai kalangan, mulai dari habib, ulama, hingga organisasi Islam semuanya mendukung Sandiaga," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Rabu (5/1).

Selain para ulama, deklarasi dukungan juga datang dari Pemuda Islam Indonesia (PII) Sumut. Perwakilan PII Sumut, Wizdan Fauran Lubis, menganggap Sandiaga akan mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita memilih tokoh terbaik di antara banyaknya tokoh anak bangsa yang baik. Pilihannya Bang Sandi, karena mampu menyelesaikan permasalahan bangsa seperti ekonomi dan kesejahteraan," kata Wizdan.

Deklarasi Forum Ijtima Ulama yang mendukung Sandiaga Uno maju pada 2024 ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, deklarasi serupa sudah dilakukan di Jakarta pada 9 November 2021 dan di Jawa Barat pada 15 Desember 2021 lalu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya