Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Belum Butuh Vaksin Khusus, Ahli WHO Sebut Omicron Serang Pernapasan Atas dengan Gejala Ringan

RABU, 05 JANUARI 2022 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meski belum sepenuhnya mengetahui efek dari varian Covid Omicron, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)mengatakan bahwa semakin banyak bukti yang muncul bahwa strain tersebut mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan menyebabkan gejala yang lebih ringan daripada varian sebelumnya.

Manajer Insiden Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Abdi Mahamud, mengatakan hal itu disampaikan Mahamud kepada wartawan pada Selasa (4/1) waktu setempat.

Ditanya apakah diperlukan vaksin khusus untuk Omicron, Mahamud menjelaskan terlalu dini untuk mengatakannya tetapi menekankan bahwa keputusan tersebut memerlukan koordinasi global dan tidak boleh diserahkan kepada sektor komersial untuk memutuskan sendiri.


Mahamud juga mengatakan bahwa vaksin yang ada saat ini, termasuk Sinopharm dan Sinovac buatan China masih sanggup melindungi dari rawat inap yang parah karena varian Omicron.

Pernyataannya tentang pengurangan risiko penyakit parah berpadu dengan data lain, termasuk penelitian dari Afrika Selatan, salah satu negara pertama di mana Omicron terdeteksi.

Namun, Mahamud juga memberikan peringatan, menyebut penelitian di Afrika Selatan hanya sebagai "pencilan" karena negara tersebut memiliki populasi muda, di antara faktor-faktor lainnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya