Berita

Koordinator MaTa, Alfian/Dok Pribadi

Politik

Penegakan Hukum di Aceh Masih Tebang Pilih, MaTA Minta Polisi dan Jaksa Tidak Besar Kepala

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 10:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penegakan hukum di Aceh sepanjang 2021 dinilai belum maksimal. Terutama terkait penanganan tindak pidana korupsi.

Untuk itu, Kepolisian dan Kejaksaan harus memperbaiki kinerja mereka tahun ini,

"Banyak kasus yang masih mangkrak baik di Kejaksaan maupun di Kepolisian," ujar Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (3/1).


Alfian mengatakan, seharusnya Kejaksaan dan Kepolisian menganggap korupsi di Indonesia sebagai kejahatan luar biasa. Sehingga dalam penanganannya, mereka juga melakukan langkah-langkah yang luar biasa.

Sebab, lanjut Alfian, banyak kasus dugaan korupsi yang masih berstatus penyidikan tak jelas juntrungnya. Polisi atau Jaksa yang awalnya terlihat gagah saat menangani kasus ini, berubah melempem saat kasus berjalan.

Penegakan hukum di Aceh, sambung Alfian, sangat kental nuansa tebang pilih. Polisi dan jaksa hanya mengincar pion, sedangkan mereka yang dekat atau berada di sumbu kekuasaan tidak disentuh.

"Terutama elite politik dan tauke besar. Sikap seperti ini sangat berbahaya bagi penegakan hukum dan demokrasi," tegasnya.

Untuk itu, Alfian meminta aparat Kejaksaan dan Kepolisian di Aceh tidak besar kepala dan menganggap pengembalian kerugian negara sebagai prestasi besar. Sehingga mereka tidak menghitung kejahatan para pelaku sebagai tindak pidana.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya