Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Pemuda Kanada Diserang Penyakit Aneh, Gejalanya Halusinasi dan Insomnia

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyakit aneh saat ini dilaporkan sedang menjangkiti puluhan anak-anak muda di salah satu provinsi di negara Kanada.

Hal itu disampaikan seorang sumber yang tak disebutkan namanya Vitalité Health Network di Provinsi New Brunswick, Kanada kepada The Guardian pada Minggu (2/11).

Sumber tersebut mengatakan bahwa gejalanya termasuk halusinasi, kesulitan berpikir, mobilitas terbatas, insomnia, dan penurunan berat badan yang cepat.


Sementara jumlah resmi kasus yang tercatat sejak penyakit misterius pertama kali diakui secara publik pada awal musim semi belum naik dari 48, beberapa sumber mengatakan kepada The Guardian bahwa sebanyak 150 orang mungkin telah tertular penyakit yang bergerak cepat itu.

"Saya benar-benar prihatin dengan kasus-kasus ini karena mereka tampaknya berkembang begitu cepat ," kata sumber tersebut.

Dalam setidaknya sembilan kasus, pengasuh dan orang yang berhubungan dekat dengan orang sakit telah mengembangkan gejala yang sama dengan pihak yang sakit, menunjukkan penyakit tidak hanya menyebar dengan mudah antara individu yang tidak berhubungan tetapi mungkin ada faktor lingkungan yang terlibat.

Beberapa telah membandingkan penyakit ini dengan penyakit Creutzfeldt-Jakob (CJD), yaitu penyakit otak fatal yang disebabkan oleh protein cacat yang disebut prion, meskipun skrining dilaporkan tidak menghasilkan kasus CJD yang dikonfirmasi.

Pejabat setempat menyatakan pada Oktober lalu bahwa delapan kasus fatal disebabkan oleh patologi yang diketahui dan tidak terkait, daripada penyakit yang dibagikan dan tidak diketahui.

Sebuah laporan epidemiologi yang dirilis pada bulan Oktober diduga mengesampingkan paparan makanan, perilaku, atau lingkungan yang dapat menjelaskan masalah tersebut.

Namun, ilmuwan kesehatan masyarakat lain yang tidak mau disebutkan namanya menduga pemerintah menutupi sesuatu.

“Fakta bahwa kami memiliki spektrum pasien yang lebih muda di sini sangat menentang apa yang tampaknya menjadi posisi yang disukai pemerintah New Brunswick – bahwa kasus-kasus dalam kelompok ini secara keliru disatukan," kata sumber itu.

Tim Beatty, yang ayahnya Laurie meninggal dengan gejala yang sama dan dinyatakan sebagai kasus Alzheimer, berusaha agar jenazah ayahnya diuji neurotoksin, termasuk -Methylamino-L-alanine (BMAA), yang diduga sebagai pemicu penyakit tersebut.

Beatty dan keluarga lain yang kehilangan orang yang dicintai karena penyakit misterius itu berspekulasi bahwa penolakan pemerintah untuk mengakui kemungkinan keberadaan klaster penyakit di wilayah tersebut dapat bermotif politik atau ekonomi.

"Jika sekelompok orang ingin mengembangkan teori konspirasi, maka pemerintah kita telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mempromosikannya," kata Beatty.

 "Apakah mereka hanya mencoba membuat narasi untuk publik yang mereka harap akan kita serap dan tinggalkan? Aku hanya tidak mengerti," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya