Berita

Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea Kim Jong Un ketika mengikuti Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) yang digelar di gedung kantor Komite Sentral Partai pada Jumat (31/12)/KCNA

Dunia

Pendidikan, Kesehatan Masyarakat hingga Pertanian Jadi Fokus Korea Utara Selama Tahun 2022

MINGGU, 02 JANUARI 2022 | 11:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Peningkatan kualitas pendidikan, layanan medis, dan sektor pertanian sangat diperlukan untuk melakukan pembangunan nasional menuju kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Hal itu digarisbawahi oleh Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea Kim Jong Un ketika mengikuti Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) yang digelar di gedung kantor Komite Sentral Partai pada Jumat (31/12).

Rapat tahunan itu digelar untuk mengevaluasi kebijakan selama satu tahun ke belakang, dan merumuskan fokus kebijakan selama setahun ke depan.


Lewat pidatonya bertajuk "Mari Kita Berjuang untuk Kemakmuran dan Pembangunan Negara yang Besar serta Kesejahteraan Rakyat", Kim Jong Un penekankan pentingnya tugas-tugas untuk mempromosikan pembangunan konstruksi sosialis, khususnya dalam ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, tugas utama yang dimiliki unit-unit ilmiah dan penelitian saat ini adalah pengembangan dan penyelesaian teknologi yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi negara, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dalam sektor pendidikan, perlu ditetapkan revolusi pendidikan untuk mengembangkan bakat kompeten dan kreatif yang dimiliki anak-anak agar dapat menciptakan masa depan yang maju dan ideal.

"Untuk itu perlu lebih memperkuat sistem pendidikan meritokratis dan melatih sejumlah besar talenta iptek yang baik yang dapat menjadi inti dan penggerak di beberapa bidang termasuk ekonomi dan pertahanan negara," jelasnya.

Terkait ini, Kim mendorong penguatan guru, modernisasi pendidikan, dan menciptakan lingkungan yang baik secara kualitatif dan kuantitatif.

Di tengah situasi pandemi Covid-19, Kim juga menyoroti pentingnya kesehatan masyarakat sehingga perlu adanya peningkatan kualitas layanan medis.

Hal lain yang menjadi fokus dalam pidato Kim adalah sektor pertanian yang menjadi penggerak kemandirian ekonomi negara. Ia menyampaikan agar berbagai permasalahan untuk meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan harus segera diselesaikan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan investasi negara di bidang pertanian dan mengonsolidasikan fondasi material serta teknologi untuk sektor tersebut.

Ia kemudian meminta kabinet dan lembaga terkait untuk mendirikan sebuah sistem khusus untuk mengimplementasikan upaya tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya