Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Iran: Bukan Hanya Trump, Biden Juga Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 10:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun kematian Komandan Pasukan Quds Jenderal Qassem Soleimani terjadi saat Amerika dipimpin Donald Trump, Iran mengatakan bahwa Pemerintahan AS saat ini juga ikut bertanggung jawab atas kematiannya.

Pernyataan tersebut disampaikan akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri Iran pada Jumat (31/12), untuk menandai peringatan kedua pembunuhan Soleimani.

“Pemerintah AS memikul tanggung jawab internasional yang definitif atas kejahatan ini,” cuit Kemenlu Iran, seperti dikutip dari Al-Arabiya.


“Tidak diragukan lagi, tindakan kriminal Amerika Serikat dalam martir jenderal Soleimani adalah manifestasi yang jelas dari 'serangan teroris' yang diatur dan dilakukan secara terorganisir oleh pemerintah AS saat itu yang menjadi tanggung jawab Gedung Putih sekarang," lanjutnya, mengacu pada pemerintahan Presiden Joe Biden.

Soleimani tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad yang diperintahkan oleh Trump pada 2019, bersama dengan Letnan Abu Mahdi al-Mohandes. Sebuah peristiwa yang membuat marah Iran dan sekutunya.

Lima hari setelah pembunuhan Soleimani, Iran membalas dengan menembakkan rudal ke pangkalan udara AS di Ain al-Assad yang menampung pasukan Amerika di Irak, dan satu lagi di dekat Arbil di utara.

Tidak ada tentara AS yang tewas dalam serangan itu, tetapi Washington mengatakan puluhan orang menderita cedera otak traumatis akibat ledakan tersebut.

Pernyataan kementerian luar negeri datang ketika Iran bersiap untuk meluncurkan kegiatan untuk memperingati pembunuhan Soleimani yang akan berlangsung selama sepekan penuh.

Pihak berwenang mengatakan acara utama peringatan itu akan diadakan pada Senin (3/1), tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Mereka juga menambahkan bahwa pada 7 Januari akan diadakan pameran kemampuan rudal Iran.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya