Berita

Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag/Net

Dunia

Sigrid Kaag Benarkan Rumor akan Diangkat sebagai Menteri keuangan Wanita Pertama Belanda

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rumor mengenai akan diangkatnya mantan Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag sebagai menteri keuangan di kabinet baru akhirnya terjawab.

Kaag, yang juga pemimpin Partai Democrats 66 (D66) itu mengakui langsung rumor yang beredar.

“Pos itu penting untuk implementasi rencana ambisius yang dimiliki partai-partai koalisi untuk tahun-tahun mendatang,” kata Kaag dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari NL Times, jumat (31/12).


Dengan demikian, Kaag akan menjadi menteri keuangan wanita pertama, dan anggota Demokrat 66 pertama yang menduduki posisi tersebut. Dalam posisi ini dia tidak hanya akan terlibat dalam hampir semua konsultasi penting dalam Kabinet, tetapi dia juga akan mewakili Belanda di Eurogroup, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

Kabinet berikutnya akan menjadi kabinet keempat yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mark Rutte, dan merupakan koalisi antara partai VVD, D66, CDA, dan Partai ChristenUnie. Peran yang akan diisi partai dalam Kabinet 29 anggota dikonfirmasi pada hari Kamis.

Posisi baru Kaag sebagai Menteri Keuangan sudah banyak diprediksi, mengungat partai yang dipimpinnya merupakan partai kedua terbesar di Belanda. Sudah menjadi kebiasaan selama bertahun-tahun bagi partai terbesar kedua dalam koalisi pemerintahan untuk mewakili peran ini.

Selain posisi Menkeu, Kaag juga akan menjadi wakil perdana menteri, yang dipandangnya sebagai tanggung jawab penting.

“Saya berpikir secara khusus untuk bekerja menghentikan polarisasi dalam politik dan masyarakat,”katanya.

Kaag memulai pekerjaannya di pemerintahan pada Kabinet ketiga Rutte, sebagai menteri perdagangan luar negeri dan pembangunan, dan kemudian mengambil alih sebagai Menteri Luar Negeri.

Beberapa bulan setelah menjabat sebagai menteri luar negeri, Kaag akhirnya mengundurkan diri menyusul evakuasi kacau dari Afghanistan saat Taliban mengambil alih Pemerintahan Ashraf Ghani.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya