Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Bolsonaro Tolak Bantuan Tangani Banjir dari Argentina, Gubernur di Brasil Kesal

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Jair Bolsonaro dilaporkan telah menolak tawaran bantuan dari Argentina untuk menangani banjir parah yang telah menewaskan puluhan orang di Brasil.

Lewat unggahannya pada Kamis (30/12), Bolsonaro mengatakan pemerintah Argentina telah menawarkan untuk mengirim tim berisi 10 orang yang dapat membantu mendirikan tempat penampungan sementara, memberikan bantuan psikologis dan logistik bagi para korban.

Namun, Bolsonaro mengatakan, tawaran tersebut "sangat mahal untuk Brasil". Selain itu, ia menambahkan, Brasil juga telah menerima bantuan dari badan luar negeri Jepang, dan hanya akan menerima bantuan Argentina jika diperlukan.


"Pemerintah Brasil terbuka untuk bantuan dan sumbangan internasional," tulisnya, seperti dikutip Reuters.

Pemerintahan Bolsonaro sendiri diketahui memiliki hubungan dingin dengan Argentina, khususnya sejak terpilihnya Presiden Alberto Fernandez pada 2019. Bolsonaro juga pernah menyebut Fernandes sebagai "bandit merah".

Keputusan Bolsonaro tersebut mendapatkan teguran dari Gubernur Negara Bagian Bahia, Rui Costa. Bahia merupakan negara bagian paling terdampak terkena banjir.

Rui menekankan, pihaknya menyambut bantuan dari negara mana pun, dan negara-negara asing dapat menghubungi pemerintah negara bagian secara langsung.

"Saya berbicara kepada semua negara di dunia: Bahia akan langsung menerima, tanpa perlu melewati diplomat Brasil, segala jenis bantuan saat ini," cuit Costa di Twitter.

Sejauh ini, sedikitnya 24 orang telah meninggal dan puluhan ribu kehilangan tempat tinggal akibat hujan yang mencapai rekor di bagian timur laut Brail.

Di tengah bencana tersebut, Bolsonaro dilaporkan terus melanjutkan liburannya di pantai Santa Catarina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya