Berita

Ilustrasi/Net

Publika

No Viral, No Info buat Polri

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 22:40 WIB | OLEH: DJONO W OESMAN

"Jangan ragukan Polri." Tiga kata itu cocok untuk kejadian ini: Motor milik SA dimaling di Tangerang, Selasa (28/12/21) pagi. Malamnya ia melapor ke Polsek Jatiuwung, Tangerang. Ternyata motor sudah di Polsek. Dua malingnya ditahan.

Itu bukan hoax. Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono dalam keterangan pers, Kamis (30/12/2021) mengatakan, pelaku ditangkap belum 24 jam dari saat kejadian.

Kompol Zazali mengurai kronologi, begini :


"Selasa, 28 Desember 2021 sekira jam 12.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung mendapat info dari grup WA, Dai Kamtibmas. Viral. Bahwa telah terjadi pencurian kendaraan bermotor roda dua, yang terjadi di TKP yang sudah viral di media dan juga grup WA. Kanit Reskrim merespons cepat bersama piket langsung cek TKP."

Di TKP, ada CCTV. Dari keterangan para saksi, bisa disimpulkan, pencurian terekam CCTV. Maka, rekaman CCTV dipelajari polisi. Pencurian, sangat jelas. Pelaku dua orang bermotor.

Lalu, tim Buru Sergap rapat singkat, segera memburu pelaku.

Pukul 20.30 hari itu juga, dua pelaku ditangkap polisi di wilayah Tangerang. Pelaku AO (21) dan C (19). Ditangkap bersama motor curian (barang bukti), dan motor mereka (alat pencurian). Mereka digelandang ke Mapolsek Jatiuwung.

Pukul 21.00, SA si pemilik motor yang dimaling, melapor ke Polsek Jatiuwung. Sebab, sepanjang siang ia bekerja.

SA kaget, sekaligus senang, melihat motornya terparkir di Mapolsek Jatiuwung. Ia belum melapor, polisi sudah menangkap para pelaku. Lengkap dengan barang curian.

Maka, jangan pernah ragukan komitmen Polri melayani masyarakat. Polri bekerja untuk rakyat.

Peristiwa lain yang menguatkan topik ini, Aipda Rudi Panjaitan, polisi yang mengabaikan laporan korban perampokan, Meta Kumalasari (32), di Pulogadung, Jakarta Timur, disanksi, yang putuskan pada Kamis, 30 Desember 2021,

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Kamis (30/12/21) mengatakan:

"Putusan sidang kode etik yang keluar hari ini, Aipda Rudi Panjaitan dipindahkan ke Polda Papua Barat sebagai demosi, bersifat tour of area."

Demosi, di Polri berarti sanksi, perubahan jenjang atau jabatan menuju ke yang lebih rendah (turun) akibat penurunan prestasi dan konduite (kemampuan) yang bersangkutan.

Kesalahan Aipda Rudi, ketika menerima laporan perampokan dari korban Meta Kumalasari di Polsek Pulogadung, Selasa (7/12/21).

Meta saat itu baru saja mengambil uang di mesin ATM, mengendarai mobil, dihentikan perampok dengan modus seolah-olah ban mobil Meta, kempis. Tas berisi uang Rp7 juta digondol kawanan perampok bermotor. Lalu, Meta melapor ke Polsek Pulogadung. Penerima laporan Aipda Rudi.

Meta mengunggah ke medsos, begini: "Saya ditanya-tanya oleh polisi (Aipda Rudi). Tapi, aa justru menyarankan saya pulang untuk menenangkan diri. Kata ia, percuma kalau mau dicari juga," tulis Meta di postingan tersebut.

Dilanjut: "Setelah itu, polisinya justru ngomelin. Katanya, 'lagian Ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak. Kalau begini, kita jadi repot. Apalagi banyak potongan biaya admin juga."

Maka, heboh di medsos. Viral. Dikomen banyak warganet.

Menanggapi itu, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan angkat bicara. Menurutnya, anggota tersebut (Aipda Rudi) tak bermaksud menolak laporan. Melainkan bercanda.

Kombes Erwin dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Timur, Senin (13/12/21) mengatakan: "Iya, lebih ke bercanda, tapi maksudnya bukan seperti itu. Dia berbicara dengan mertua korban. Korban sendiri saat itu sedang proses penerimaan laporan."

Menanggapi itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Fadil Imran bertindak tegas. Memerintahkan agar kasus itu diusut tuntas. Akhirnya, Aipda Rudi diadili internal. Hasilnya, itu tadi: Demosi, dipindah ke Polda Papua Barat.

Tapi, para perampok yang dilaporkan Meta, dikejar keras. Diterjunkan tim andalan dari Polda Metro Jaya.

Selasa, 21 Desember 2021, tiga pelaku diringkus di Johar Baru, Jakarta Pusat. Mereka berinisial BI (31), AAM (40), dan MW (43). Ternyata mereka residivis, modus rampok yang sama.

Ketiga tersangka ditangkap tim gabungan Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen dan AKBP Awaludin.

Ini tanda, jangan ragukan semangat dan kemampuan Polri. Dalam upaya melindungi masyarakat dari tindak kejahatan. Jangan pernah ragu.

Keraguan masyarakat muncul dari beredarnya tagar "No viral, no justice". Juga tagar "PercumaLaporPolisi". Heboh di medsos itu sampai membuat Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, masygul. Prihatin.

Maka, Kapolri menyemangati anak buah, agar menganggap tagar-tagar itu sebagai kritik membangun. Sepatutnya, anggota Polri meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Hasilnya, semangat polisi terlecut. Selalu siaga di mana pun, termasuk di grup WA. Hasilnya, pencurian motor milik SA, baru saja viral di grup WA. Polisi langsung bergerak. Dan, para penjahatnya diringkus.

Walaupun, kasus pencurian motor SA, kasus viral juga. Di grup WA.

Memang, harus viral dulu. Tidak bisa tidak. Jika tidak, dari mana polisi tahu ada tindak kejahatan, yang begitu banyak? No viral, no info.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya