Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Nord Stream 2 Bisa Stabilkan Harga Energi di Eropa

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pipa penghubung Nord Stream 2, dinilai Presiden Rusia Vladimir Putin, dapat meringankan krisis energi yang tengah melanda Eropa, dengan harga yang terus melonjak.

Proyek pipa gas penghubung Rusia-Jerman bernilai 11 miliar dolar AS itu saat ini sedang menunggu persetujuan dari Berlin dan Uni Eropa untuk beroperasi.

Para pejabat sendiri memperkirakan, keputusan terkait perizinkan tidak akan diputuskan pada paruh pertama tahun 2022.


Dimuat Al Jazeera, yang pertama dari dua tautan Nord Stream 2 diisi dengan gas pada Oktober. Perusahaan gas alam milik negara Rusia, Gazprom mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pengisian yang kedua sehingga siap untuk sepenuhnya beroperasi.

"Rute tambahan baru ini tentu akan membantu menstabilkan harga (energi) di pasar Eropa," kata Putin pada Rabu (29/12).

"Itu pasti akan mempengaruhi harga di pasar spot, dan konsumen di negara-negara yang menggunakan gas Rusia akan langsung merasakannya," tambahnya.

Pipa Nord Stream 2 membentang 1.234 kilometer di bawah Laut Baltik, memiliki kapasitas tahunan 55 miliar meter kubik. Pipa tersebut dapat menggandakan volume gas yang dipompa oleh Gazprom langsung ke Jerman.

Proyek tersebut banyak dikritik, terutama dari Ukraina dan Polandia yang selama ini menjadi rute penghubung gas alam dari Rusia ke Eropa. Dengan adanya Nord Stream 2, pendapatan transit Ukraina menjadi hilang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya