Berita

Kepala Kemenag Kota Serang, Abdul Rojak/RMOLBanten

Politik

Survei Kemenag: Indeks Kerukunan Umat Beragam Di Banten Masih Rendah

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 06:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Provinsi Banten tergolong rendah. Hal ini diketahui melalui hasil survei KUB yang dilakukan Kementerian Agama RI beberapa waktu lalu.

"Dalam penilaian indeks KUB nasional dari hasil survei Kementerian Agama (Kemenag) Pusat, Provinsi Banten menduduki posisi ke-32 dari 34 provinsi se-Indonesia," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang, Abdul Rojak, saat ditemui di Gedung Teras Unbaja, Rabu (29/12).

Rojak menyebut, Provinsi Banten mendapatkan skor dengan hasil survei 66,11. Skor inilah yang menjadi indikator masih rendahnya kerukunan umat beragama di Banten.


"Adapun indikator penyebabnya, seperti masih adanya penolakan pendirian rumah ibadah yang berbeda agama, kemudian penolakan kepala daerah atau penjabat daerah yang tidak satu keyakinan, terus masih ada penolakan terkait perayaan hari besar keagamaan," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

"Penyebab rendahnya Banten terkait KUB kemungkinan masih ada yang belum menerima perbedaan antar umat beragama," sambungnya.

Untuk mengatasi masalah ini agar tidak terus terjadi, ke depan pihaknya akan melakukan sosialisasi dan kerja secara masif oleh seluruh stakeholder baik pemerintah maupun aparat yang memiliki wewenang.

"Ini harus dilakukan dengan bersama-sama, agar mampu memberikan pemahaman terhadap perbedaan bukan menimbulkan permusuhan, tetapi menjadikan kerukunan dan keberagaman," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya