Berita

Ketua DPW Partai Ummat Jabar, Daris, saat menemui tokoh politik Jabar, Mulyadi/Ist

Politik

Perkenalkan Partai Ummat, Tokoh-tokoh di Jawa Barat Bakal Disambangi

KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 00:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Konsolidasi internal dan kunjungan ke sejumlah tokoh di Jawa Barat mulai dilakukan DPW Partai Ummat Jabar. Langkah tersebut dilakukan Partai Ummat agar lebih dikenal masyarakat luas.

Untuk itu, Ketua DPW Partai Ummat Jabar, Daris mengatakan, bakal mempermanenkan struktur internal agar kepengurusan Partai Ummat Jabar dapat seirama dan kompak.

“Kemarin kita sudah konsolidasi dengan pengurus DPW, minggu depan kita melakukan rapat besar dengan seluruh pengurus DPD se-Jawa Barat berikut underbow kami yaitu Permata Ummat dan Garda Ummat,” kata Daris, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (29/12).


Sementara untuk memperkuat jaringan eksternal, Daris mengaku mulai melakukan kunjungan ke beberapa tokoh untuk diajak berdiskusi bermacam persoalan yang ada di Jawa Barat.

“Saya sudah menjadwalkan berkunjung ke semua tokoh di Jawa Barat. Tokoh politik, tokoh ekonomi, tokoh agama, dan tokoh pemerintahan. Kita juga sudah kirim surat untuk audiensi dengan Gubernur Jawa Barat,” ungkapnya.

Beberapa waktu lalu, Daris sudah melakukan pertemuan dengan Mulyadi yang merupakan salah seorang tokoh politik di Jawa Barat. Kala itu ia sempat mendiskusikan soal kondisi perpolitikan di Jawa Barat sembari memperkenalkan Partai Ummat.

“Kemarin kita sudah ketemu dengan pensiunan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat yang juga anggota DPR RI. Kemarin diskusi soal politik di Jawa Barat dan bertukar pikiran, bertukar wawasan Ilmu, sambil diskusi tentang pengalaman di Jawa Barat,” papar Daris.

“Rencananya kita ke tokoh agama seperti dari NU, Muhammadiyah, Persis, tokoh pesantren di Jawa Barat, tokoh LSM, termasuk rekan media. Rencananya kita terus melakukan kunjungan ini sampai Januari-Februari untuk memperkenalkan Partai Ummat di Jawa Barat,” tambahnya.

Daris meyakini partai yang dirinya pimpin bakal menjadi besar. Seba, menurutnya, Partai Ummat berbeda dengan partai kebanyakan.

“Mudah-mudahan Partai Ummat bukan sekadar peserta, tapi menjadi alternatif bagi bangsa dan negara sebagai poros tengah atau poros alternatif yang akan dipilih oleh masyarakat, di saat tidak ada ketidakadilan dan kezoliman di sini, insyaAllah Partai Ummat akan hadir,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya