Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gandeng Perusahaan Turki, Tanzania Bangun Rel Kereta Api Penghubung Tiga Negara Afrika

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 19:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tanzania telah menandatangani kontrak untuk proyek jalur rel kereta api sepanjang 368 km senilai 1,9 miliar dolar AS dengan perusahaan Turki, Yapi Merkezi.
 
Kesepakatan tersebut diteken Direktur Jenderal Tanzania Railway Corporation (TRC) Masanja Kadogosa dalam sebuah upacara yang disiarkan di televisi pada Selasa (28/12).

Menurut Presiden Samia Suluhu Hassan, proyek tersebut akan dibiayai dengan pinjaman.


"Kami akan menemukan fasilitas pinjaman yang ramah dan cara terbaik untuk mendapatkan pinjaman. Kami tidak akan mendapatkan uang ini dari retribusi atau dari pajak domestik," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Hassan menekankan, proyek tersebut diprioritaskan lantaran menghubungkan Tanzania dengan tetangga di kawasan.

Adapun proyek tersebut merupakan bagian dari jalur kereta api sepanjang 1.219 km yang sedang dibangun Tanzania untuk membantu meningkatkan perdagangan dengan negara-negara tetangga.

Yapi Merkezi sendiri sudah membangun dua bagian lain yang hampir rampung.

Nantinya, jalur tersebut secara penuh akan menghubungkan pelabuhan Tanzania yang menghadap Samudera Hindia dengan Dar es Salaam dan kota pelabuhan Mwanza di tepi Danau Victoria. Jalur melintasi perbatasan Tanzania, Uganda, dan Kenya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya