Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kasus Covid Melonjak Lagi, Abu Dhabi Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Selama Dua Pekan

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menanggapi lonjakan kasus baru baru Covid-19, Abu Dhabi memutuskan untuk menerapkan kembali program pembelajaran jarak jauh selama dua minggu pertama masa sekolah.

Kantor Media Abu Dhabi mengumumkan pada Selasa (28/12), bahwa keputusan Ibu Kota Uni Emirat Arab itu berlaku untuk semua sekolah baik negeri maupun swasta, termasuk lembaga pelatihan, perguruan tinggi, dan universitas.

Abu Dhabi juga memperbarui prosedurnya untuk memasuki emirat dengan mewajibkan izin hijau pada aplikasi al-Hosn untuk individu yang divaksinasi dan hasil tes PCR negatif yang diterima dalam waktu 96 jam bagi mereka yang tidak divaksinasi efektif mulai 30 Desember.


Pada Selasa, UEA melaporkan 1.846 kasus Covid-19, 632 pemulihan dan satu kematian.

Kasus di negara Teluk itu terus meningkat dengan kecepatan lambat dalam beberapa bulan terakhir, tetapi terakhir kali jumlah infeksi harian tertinggi terjadi pada akhir Juni ketika UEA melaporkan 2.184 kasus pada 29 Juni.

Hingga saat ini UEA tetap menjadi salah satu negara teratas di dunia dalam hal tingkat vaksinasi dan telah berhasil melaporkan jumlah kasus dan kematian yang rendah dalam beberapa bulan terakhir sambil tetap terbuka untuk bisnis.

November lalu UEA melaporkan bahwa 100 persen populasi telah menerima satu dosis vaksin Covid-19 dan 90,3 persen telah divaksinasi penuh.

Negara Teluk itu juga menyediakan suntikan booster vaksin Covid-19 untuk semua orang yang berusia di atas 18 tahun di tengah meningkatnya kekhawatiran varian Omicron.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya