Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Tutup Perbatasan, Ratusan Pengungsi Afghanistan Terjebak di Pelabuhan

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan warga Afghanistan berbondong-bondong berusaha memasuki Iran setelah Teheran menutup perbatasannya karena khawatir dengan penyebaran varian baru Covid-19, Omicron.

Dari laporan TOLO News pada Senin (27/12), ratusan warga Afghanistan itu terdampar di Pelabuhan Islam Qala di Provinsi Herat. Warga Afghanistan yang terdampar memiliki visa untuk memasuki Iran dan mereka telah membayar sejumlah besar uang.

"Kami memiliki visa, tetapi mereka masih tidak mengizinkan kami menyeberang. Mereka (pasukan perbatasan Iran) memperlakukan kami seperti orang ilegal," kata warga Afghanistan, Shoib Omarzada.


Omarzada juga mengatakan para pengungsi gemetar karena cuaca yang dingin tetapi dia masih menunggu tanggapan positif dari pihak Iran. Warga Afghanistan, yang terdampar di sana, menghadapi kesulitan karena tidak tersedianya makanan dan fasilitas dasar.

“Tidak ada makanan dan cuaca juga dingin. Kami pergi ke perbatasan tetapi Iran mengatakan itu ditutup. Saya telah menghabiskan 30.000 Afs dan saya telah menunggu empat malam di sini,” kata Juma Gul Rahmani, penduduk provinsi Herat.

Sementara itu, Wakil Komisaris Pelabuhan Islam Qala, Humayoun Hemat mengatakan, Iran harusnya mengizinkan para migran yang memiliki visa dan telah menghabiskan uang untuk dokumen perjalanan.

Taliban sendiri mengatakan mereka telah membahas masalah ini dengan pihak Iran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya