Berita

Turki ujicoba rudal Hisar O+/Net

Dunia

Sistem Pertahanan Udara Buatan Turki Selesai Lakukan Uji Akhir

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki telah menyelesaikan tes uji sistem pertahanan udara jarak menengah buatan lokal, Hisar O+.

Pengumuman mengenai selesainya uji akhir sistem pertahanan yang dikembangkan berkat kerja sama antara raksasa industri pertahanan Turki Aselsan dan Roketsan itu disampaikan Ismail Demir, kepala Kepresidenan Industri Pertahanan Turki dalam sebuah pesan Twitter pada Minggu (26/12).

“Sistem rudal pertahanan udara nasional kami mencapai target kecepatan dan ketinggian dalam tes penerimaan terakhir sebelum memasuki inventaris,” cuitnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (28/12).


Sistem pertahanan udara, yang memiliki kemampuan pertahanan 360 derajat itu mampu menyerang dan menembak setidaknya sembilan target berbeda pada saat yang bersamaan.

Didedikasikan untuk pertahanan udara pasukan stasioner dan aset penting melawan pesawat tempur, helikopter, drone, rudal jelajah, dan rudal udara-ke-permukaan, Hisar O+ memiliki kemampuan untuk mencegat target pada jarak 25 kilometer (15,5 mil).

Sistem Hisar O+ akan melakukan misi pertahanan udara regional dengan arsitektur yang terdistribusi dan fleksibel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya