Berita

Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhaytar, bersama Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim/Ist

Politik

Temui Wali Nanggroe, Ketua Partai Demokrat Aceh Sampaikan Pesan SBY

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 05:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh, Muslim, mengunjungi PYM Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhaytar. Ini adalah kunjungan perdana Muslim setelah didapuk sebagai Ketua Demokrat Aceh.

Muslim datang ke Istana Wali Nanggroe bersama Sekretaris DPD Demokrat Aceh Arif Fadillah, Bendahara DPD Demokrat Aceh Nurdiansyah Alasta, dan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPD Demokrat Aceh Firdaus Noezula.

"Lembaga Wali Nanggroe sebagai pemersatu dan pembina serta pengawal perdamaian di Aceh. Oleh karena itu Lembaga Wali Nanggroe sangat penting dalam mempercepat pembangunan Aceh saat ini,” kata Muslim dalam pertemuan yang dihadiri oleh staf khusus Wali Nanggroe Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man, dan M Rafiq.


Dilaporkan Kantor Berita RMOLAceh, Senin (27/12), pertemuan tersebut diawali dengan cerita nostalgia proses Perdamaian Aceh. Mereka mengenang peran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan para jururunding, mewakili Pemerintah Indonesia, saat berkomunikasi dengan perwakilan Gerakan Aceh Merdeka.

Satu di antara delegasi GAM dalam perundingan itu adalah Malik Mahmud.

Kepada Wali Nanggroe, Muslim menyampaikan pesan SBY untuk senantiasa menjaga dan merawat perdamaian di Aceh. Karena itu, Partai Demokrat Aceh berkomitmen untuk mendukung peran Wali Nanggroe.

"Itulah yang membuat kami konsisten mengawal MoU, dan mengawal keberadaan Lembaga Wali Nanggroe di Aceh sebagai kekhususan Aceh pascalahirnya MoU Helsinki," jelas Muslim.

Di ujung pertemuan, Muslim juga menyampaikan salam dari SBY, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky.

Muslim mengatakan pertemuan ini disambut baik oleh para pimpinan Partai Demokrat di Jakarta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya