Berita

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida/Net

Dunia

Jajak Pendapat: 65 Persen Penduduk Jepang Mendukung Kepemimpinan Kishida dan Kebijakannya Soal Covid-19

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 15:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepemimpinan Fumio Kishida agaknya mendapat tempat di hati masyarakat Jepang. Ketika Perdana Menteri yang baru diangkat itu menetapkan langkah-langkah terbaru untuk pembatasan Covid-19, hampir dua pertiga rakyat menyatakan dukungannya.

Harian bisnis Nikkei dalam laporannya pada senin (27/12) mengungkapkan, dalam jajak pendapat terbaru yang diambil pada Jumat hingga Minggu (26/12), sebanyak 61 persen dari mereka yang disurvei menyatakan menilai positif kebijakan tersebut. Ini adalah angka yang cukup tinggi sejak Nikkei mulai menanyakan pandangan publik tentang tanggapan pemerintah terhadap virus corona pada Februari 2020.
 
Kini, dukungan untuk kabinet Kishida naik menjadi 65 persen, naik 4 poin persentase dari survei sebelumnya, kata surat kabar itu.


Kishida pada akhir November mengumumkan pembatasan dengan melarang masuknya orang asing selama sekitar satu bulan. Pekan lalu, ia memperpanjang tindakan itu sebagai antisipasi menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru.

Kishida menjabat pada Oktober 2021 menggantikan Yoshihide Suga, yang jutsru lengser karena kebijakan Covid-19 yang dianggap gagal.

Jepang telah mendeteksi beberapa ratus kasus virus corona baru setiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Angka ini turun jauh dari yang semula 20.000 kasus setiap harinya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya