Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Antonio Guterres: Covid-19 Bukan Pandemi Terakhir, Dunia Perlu Bersiap

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Covid-19 bukan pandemi terakhir. Untuk itu, dunia harus mengambil tindakan untuk mencegah krisis serupa di masa depan.

Begitu yang dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam cuitannya di Twitter pada Senin (27/12).

"Covid-19 tidak akan menjadi pandemi terakhir yang akan dihadapi umat manusia. Saat kita merespons krisis kesehatan ini, kita perlu bersiap untuk krisis berikutnya. Pada Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional ini, mari berikan fokus, perhatian, dan investasi yang layak pada masalah ini," kata Guterres, seperti dikutip Sputnik.


Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional yang pertama ditandai pada 27 Desember 2020, setelah PBB dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyepakati perlunya mengadvokasi pentingnya kesiapsiagaan dan pencegahan epidemi.

Awal bulan ini, ahli imunologi Vladislav Zhemchugov mengatakan pandemi Covid-19 pada populasi manusia telah berakhir dan virus tersebut sedang mencari hewan inang baru.

Zhemchugov menekankan bahwa waktu spesifik akhir pandemi akan tergantung pada tingkat vaksinasi.

WHO telah memperingatkan terhadap penimbunan vaksin virus corona, dengan mengatakan hal itu dapat menyebabkan pemulihan ekonomi global yang lambat dan yang paling penting pandemi jangka panjang.

Sejak Covid-19 pertama kali muncul di Wuhan, China pada November 2019, hampir 280 juta kasus telah dikonfirmasi secara global dan total jumlah kematian mencapai lebih dari lima juta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya