Berita

Dataran Tinggi Golan/Net

Dunia

Israel Gandakan Pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan, Ribuan Rumah akan Dibangun

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel berencana untuk menggandakan populasi Yahudi di Dataran Tinggi Golan dengan membangun dua pemukiman baru dan ribuan unit rumah.

Rencana tersebut tertuang dalam rincian anggaran 317 juta dolar AS yang telah disetujui oleh kabinet pemerintahan Perdana Menteri Naftali Bennett pada Minggu (26/12).

"Tujuan kami hari ini adalah menggandakan populasi Dataran Tinggi Golan. Kebutuhan untuk memperkuat, mengolah, dan hidup di dalamnya, tentu saja merupakan prinsip yang menyatukan semua orang," ujar Bennett, seperti dikutip Sputnik.


Berdasarkan rencana, sebanyak 7.300 unit hunian tambahan akan dibangun di Desa Katzrin dan di dewan regional Dataran Tinggi Golan selama lima tahun ke depan untuk menarik 23 ribu pemukim tambahan.

Sementara itu, dua pemukiman baru di Asif dan Matar masing-masing akan menampung 2.000 unit rumah.

Dataran Tinggi Golan pada awalnya merupakan bagian dari wilayah Suriah, yang kemudian diambil alih oleh Israel.

Permukiman Yahudi dicap ilegal oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Israel juga telah berulang kali diperingatkan bahwa pembangunan pemukiman di tanah Palestina dan Suriah yang diduduki merusak proses perdamaian Timur Tengah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya