Berita

Sisa-sisa ledakan yang merusak suasana Natal di Kongo pada 25 Desember 2021/Net

Dunia

Kelompok Terosis Kongo Ledakkan Bom di Hari Natal, Enam Tewas Belasan Luka-luka

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 06:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemeriahan Natal di Kota Beni, Republik Demokratik Kongo (RDK), dinodai dengan tragedi bom buhuh diri yang menewaskan 6 orang dan melukai 13 lainnya.

Tragedi pada Sabtu tengah malam (25/12) waktu setempat, dan dilaporkan AFP pada Minggu (26/12), terjadi ketika seorang teroris meledakkan bom di pintu masuk sebuah bar yang ramai. Pihak berwenang mengatakan penjaga berhasil menahan pria pelaku peledakan itu sehingga bisa mencegah lebih banyak korban.

Para pejabat mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat, dan sumber yang tidak disebutkan namanya, dikutip oleh AFP, mengklaim dua anak termasuk di antara para korban. Saksi lain melihat seorang yabg mencurigakan meninggalkan tempat kejadian dengan sepeda motor sesaat sebelum ledakan.


Setelah serangan itu, pihak berwenang meminta orang-orang untuk kembali ke rumah karena takut teroris akan kembali melakukan serangan.

Pasukan keamanan Kongo yakin Pasukan Demokrat Sekutu (ADF) berada di balik kekejaman itu. Kelompok teroris Islam itu juga aktif di negara tetangga Uganda, di mana mereka muncul pada pertengahan 1990-an.

Setelah berjanji setia kepada Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) pada tahun 2019, ADF telah melakukan banyak serangan mematikan di kedua negara, dan dianggap sebagai salah satu organisasi teroris paling berbahaya di wilayah tersebut.

Provinsi Kivu Utara, tempat ledakan Sabtu terjadi, telah berada di bawah kendali militer sejak Mei, ketika pihak berwenang memberlakukan keadaan darurat dalam upaya membasmi milisi bersenjata.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya