Berita

Wakil Ketua ISNU Jawa Timur, Dedy Rahman Prehanto/Ist

Politik

Wakil Ketua ISNU Jatim Yakin NU Akan Makin Berkembang di Bawah Kepemimpinan Gus Yahya

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 03:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2021-2026 dalam Muktamar Nahdlatul Ulama Ke-34 yang dilaksanakan di Lampung mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Gus Yahya, sapaan akrabnya, dinilai mampu membawa NU makin berkembang.

Apresiasi pun disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya yang juga menjabat Wakil Ketua ISNU Jawa Timur, Dedy Rahman Prehanto.

"Saya menghaturkan ucapan selamat atas terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-34 di Lampung," ucapnya melalui keterangan yang dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (26/12).


Dalam pandangannya, dengan terpilihnya Gus Yahya yang dulunya juga menjadi Jurubicara KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentu akan sangat memberikan dampak yang positif bagi Nahdlatul Ulama.

"Gus Yahya sangat cocok dan pas memimpin PBNU dengan kapasitas dan kapabilitas serta rekam jejak beliau yang luar biasa," tambahnya.

Selain itu, Dedy juga mengharapkan bahwa dengan terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU dapat membuat Nahdlatul Ulama semakin berkembang ke depannya.

Terutama dalam bidang teknologi informasi, agar mendorong warga Nahdliyin untuk membangun pergaulan, jejaring, dan ekosistem di bidang teknologi informasi di lingkungan NU.

Tujuannya agar semakin menjadikan teknologi informasi sebagai media dakwah dan informasi, mengingat perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat terutama bagi kaum milenial.

"Semoga dengan terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU dapat lebih memanfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan roda organisasinya. Selamat atas amanah kepada Gus Yahya, semoga Nahdlatul Ulama dibawah kepemimpinan Beliau semakin berkembang," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya